banner 728x90

Setelah Menghirup Udara Segar Keluar Dari Penjara, Kades di Bangkalan Ini Ditangkap Kembali  

banner 468x60
Spread the love

BANGKALAN, INDEPNEWS.Com – Ahmad Fauzi (35), mantan nara pidana kasus penganiayaan sempat menghirup udara bebas setelah dinyatakan bebas demi hukum. Akan tetapi, Kepala Desa Perreng, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura, Jawa Timur itu, kini diringkus kembali oleh polisi, Jumat (12/1/2018).

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bangkalan, meringkus Fauzi ketika melintas di Jalan Raya Junok sekitar pukul 13.00 WIB. Anggota polisi yang berjumlah 15 orang dengan berpakaian preman dikerahkan dalam proses penangkapan itu.

“Kami cuma membantu proses penangkapan saja, karena yang bersangkutan statusnya tahanan kejaksaan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Bangkalan, AKP Jenny Aljauza.

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Bangkalan Hendra Purwanto Arifin menyatakan, penangkapan terhadap Ahmad Fauzi merupakan eksekusi dari putusan Mahkamah Agung (MA) nomor : 1232/2017 tanggal 20 November 2017.

“Kami meminta bantuan Polres Bangkalan setelah Ahmad Fauzi ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO),” jelas Hendra.

Menurutnya, Ahmad Fauzi dinyatakan bebas demi hukum sekitar September 2017. Pada saat itu, Rutan Kelas II B Bangkalan, melepas Ahmad Fauzi karena surat perpanjangan penahanan dari Pengadilan Tinggi (PT) belum keluar.

“Sudah sekitar 6 bulan yang bebas demi hukum,” imbuhnya.

Hendra menambahkan, kasasi di MA menguatkan putusan di PT. Putusan PT tersebut menyatakan Ahmad Fauzi terbukti melanggar pasal 351 Juncto pasal 55 KUHP, tentang penganiayaan dengan vonis hukuman 2 tahun 8 bulan.

“Ahmad Fauzi langsung kami tahan lagi,” pungkasnya.

 

(Hsn/Hosen)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan