banner 728x90

Satlantas Berikan Reward Pengendara Patuh Lalu Lintas  

banner 468x60

SAMPANG, INDEPNEWS.Com – Seiring digelarnya Operasi Zebra Semeru 2017 di seluruh daerah Indonesia, Polres Sampang Jawa Timur terus gencar melakukan razia dan penindakan terhadap pengguna jalan yang melakukan pelanggaran. Sejak hari pertama hingga hari terakhir digelarnya Operasi Zebra tersebut, Satlantas Polres Sampang berhasil menilang sebanyak 1.701 kendaraan dari 2.039 pelanggaran, 338 sisanya merupakan teguran dan peringatan yang diberikan Satlantas kepada pelanggar.

Selama kurun waktu Operasi Zebra tersebut digelar. satlantas Polres Sampang mencatat hanya 1 kejadian kecelakaan lalu lintas di tahun ini yang didapati, semenjak digelarnya operasi tersebut. Angka tersebut menurun daripada tahun kemarin, 7 kejadian di jalan raya khususnya Kabupaten Sampang. Hal tersebut merupakan sebuah hasil yang cukup signifikan.

Kapolres Sampang AKBP Tofik Sukendar melalui Kasat Lantas Polres Sampang AKP Musa Bakhtiar mengungkapkan, berdasarkan data, pelanggaran didominasi oleh pengendara roda dua mencapai 1.026 unit, kendaraan roda empat 513 unit, 162 sisanya kendaraan truk atau boks serta kendaraan lainnya. Dari hasil evaluasi satlantas apresiasi atas diselenggarakannya Operasi Zebra tersebut. Hal tersebut dibuktikan satlantas dengan mengadakan recovery (proses pengembalian data atau system), Senin (13/11/17).

“Satlantas Polres Sampang sangat bangga dan apresiasikan digelarnya operasi zebra semeru 2017. diakhir operasi ini, kami juga mengadakan recovery  untuk mengetahui hasil akhir dari digelarnya operasi selama 14 hari. Selain itu, kami juga membagikan reward didepan Mapolres Sampang berupa sticker, cokelat, wafer, biskuit dan air mineral  dengan maksud wujud simpati atau ucapan terima kasih kami kepada seluruh pengendara yang taat berlalu lintas, khususnya di wilayah hukum sampang,” ungkap Musa Bachtiar (08.00) WIB, Kasatlantas Polres Sampang AKP Musa Bakhtiar

Kasatlantas Polres Sampang menegaskan, dalam melaksanakan giat Operasi Zebra Semeru 2017 ini, pihaknya tidak main-main dalam melakukan penindakan. Siapa pun yang terbukti melakukan pelanggaran lalu lintas akan ditindak tegas. Adapun dalam keterangannya Kasatlantas mencatat pelanggaran, 42 melawan arus dan 129 menerobos traffik line. Hal tersebut berbeda dengan angka pelanggaran yang didapati tahun kemarin, 8 melawan arus dan 24 menerobos traffic line.

Untuk mendukung giat Operasi Zebra 2017 tersebut, pihak satlantas mengerahkan seluruh jajarannya. Sehingga penindakan berlangsung secara merata, baik kalangan sipil, wiraswasta, pelajar maupun militer. Pihaknya mengimbau pengguna jalan untuk selalu membawa surat-surat kelengkapan berkendara berupa SIM dan STNK, mematuhi rambu lalu lintas, tidak memasang sirene dan rotator yang bukan peruntukannya, dan tidak mengangkut orang dengan kendaraan barang atau bak terbuka.

“Hampir setiap hari puluhan petugas Satlantas Polresta Sampang disebar di sejumlah titik keramaian, dengan tempat dan waktu yang acak. Sehingga tidak ada pelanggar lalu lintas yang lolos dari penindakan polisi. Untuk jenis pelanggaran  melawan arus dan menerobos traffik line, kami hanya memberikan teguran. Dari hasil pemantauan yang kami peroleh, jumlah pelanggar sudah cukup turun drastis. Perubahan ini menunjukkan hingga 80%. terutama penggunaan helm kepada anak-anak, kendaraan-kendaraan sudah melepas lampu rotator ataupun lampu yang menyilaukan, kemudian terkait pelanggaran rambu-rambu larangan lalu lintas,” pungkas Musa Bakhtiar.

 

(Riz/Msa/Tris)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan