banner 728x90

Satuan Polhut RPH Brebes Ungkap Ilegal Loging Petak 77 Blok Rabunan

banner 468x60

BONDOWOSO, INDEPNEWS.Com – Belum hilang dari ingatan kita satuan Resmob Polres Bondowoso ungkap para pelaku kayu di RPH Prajekan, kini sudah penangkapan pelaku kayunya, namun kali ini penangkapan dilakukan oleh Satuan Polhut RPH Brebes. Semakin banyaknya angka pencurian kayu di wilayah KPH Bondowoso, antipasi semakin ketat dilakukan oleh pihak perhutani dan juga dari kepolisian.

Tim gabungan Polhut dan Polsek bekerjasama yang baik untuk menggagalkan pencurian kayu yang dilakukan oleh para pelaku yang berasal dari desa Leprak. Dari beberapa batang kayu di atas mobil yang diamankan di Mapolsek Klabang berasal dari petak 77 A yang sengaja dicuri oleh pelaku – pelaku lama.

Penangkapan kayu dan mobil tersebut dipimpin langsung oleh Asper & RPH ( Harno & Horsis ) dan dibantu anggota Polsek Klabang. Dari beberapa pelaku hanya satu yang tertangkap, sementara yang lainnya masih dalam pencarian Polsek Klabang.

Dari beberapa pelaku yang masih dalam pencarian petugas memang sudah menjadi target dan sorotan baik dari Perhutani maupun dari pihak kepolisian. Patut diacungi jempol pihak polsek Klabang dan pihak Perhutani, karena dalam beberapa bulan terakhir sudah bisa melakukan penangkapan ilegal loging lebih dari satu kasus.

RPH Brebes, Horsis ketika dikonfirmasi di tempat kerjanya menyampaikan, “saya sangat berterima kasih kepada pihak polsek yang sudah banyak membantu dalam penangkapan ini, juga saya berterima kasih kepada warga yang sudah membantu memberikan informasi. Jujur kami tidak ada apa – apanya tanpa bantuan beliau,” tuturnya dengan tenang.

Dari beberapa penangkapan sudah menunjukkan bahwa antara Perhutani dan Kepolisian juga warga sudah ada kerjasama yang baik, sehingga kedepannya bisa menjaga wilayah hutan seutuhnya.

Di tempat terpisah wartawan Media Trend Cakrawala menyampaikan kekecewaannya kepada pihak desa, karena salah satu dari pelaku adalah saudara dari ketua LMDH dan  dari dua pelaku lainnya adalah perangkat desa setempat. Sangat tragis sekali kalau perangkat menjadi panotan yang tidak baik kepada warganya, ke depannya tidak akan ada rasa aman hidup di lingkungan wilayah hutan. Hal tersebut disampaikan di depan warga dan para petugas Perhutani yang kebetulan waktu itu ada di Mapolsek Klabang. Dan terakhir juga kepada petugas kami berharap agar kasus ini di kupas tuntas ke akar – akarnya.

 

( Fajar Yodha / Mwd )

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan