banner 728x90

Penjaluran Barang Impor Jalur Hijau, Kuning dan Merah

banner 468x60

EKONOMI, INDEPNEWS.Com – Fasilitas Jalur Hijau, Merah, dan  Kuning adalah metode pemeriksaan pabean terhadap barang – barang impor berdasarkan kriteria–kriteria obyektif bagi Importir yang bersifat fair, jujur, terbuka sehingga arus barang lancar, tertib dan aman dari penyelundupan dan biaya handling di pelabuhan bisa ditekan lebih murah.

Pemberian jalur hijau, kuning dan merah  berdasarkan alasan dan dilatarbelakangi oleh profil importir, profil barang / komoditi berkaitan dengan tarif bea masuk, profil harga, profil busines dan nota intelijen.

Jalur Hijau

Pengeluaran Barang Impor dari kawasan pabean (port) tanpa pemeriksaan fisik barang, namun tetap dilakukan penelitian dokumen setelah penerbitan SPPB. Jalur Hijau ditetapkan jika Importir atau importasi yang tidak termasuk dalam kriteria jalur kuning dan merah.

Jalur Hijau adalah suatu fasilitas yang diberikan kepada importir, wajib membuat PIB dan dilakukan pemeriksaan dokumen PIB tanpa pemeriksaan fisik barang, maksudnya adalah importir akan memperoleh jalur hijau apabila importir dalam pengajuan PIB memenuhi kriteria:

  • Uraian jenis barang jelas dan spesifik
  • Karena spesifik mudah diperiksa klasifikasi tarifnya, klasifikasi tariff benar
  • Harga nilai pabean dapat diterima
  • Tidak ada nota intelligent
  • Tidak ada perintah pemeriksaan random/acak oleh komputer
  • Importir mempunyai reputasi yang baik

Plus minus kreteria Jalur Hijau adalah:

  • Profil Importir (+)
  • Profil Barang (+)
  • Profil Harga (+)
  • Profil Business / Nature of Business (+)
  • Perintah Pemeriksaan Acak / Random komputer (tidak ada)
  • Informasi Intelijen (tidak ada)

Jalur Kuning

Pengeluaran Barang Impor dari kawasan pabean (port) tanpa pemeriksaan fisik barang, tetapi dilakukan penelitian dokumen sebelum penerbitan SPPB.

Jalur Kuning adalah bentuk Jalur Hijau karena sesuatu hal (ada nota intelijen atau perintah pemeriksaan random komputer) menjadi Jalur Merah Bersyarat atau Jalur Kuning adalah perlakuan pabean atas Pemberitahuan Impor Barang (PIB) karena memenuhi kriteria yaitu

  • Uraian jenis barang jelas dan spesifik
  • Karena spesifik, klasifikasi tarif benar
  • Harga nilai pabean dapat diterima
  • Tidak ada atau ada nota intelijen
  • Ada perintah pemeriksaan random/acak oleh komputer atau
  • Importir baru atau Importir mempunyai reputasi (track record) yang kurang baik (jelek)

Plus minus kreteria Jalur Kuning adalah:

  • Profil Importir (-)
  • Profil Barang (+)
  • Profil Harga (+)
  • Profil Business / Nature of Business (+)
  • Perintah Pemeriksaan Acak / Random komputer (ada) atau
  • Informasi Intelijen (ada atau tidak ada)

Jalur Merah

Pengeluaran Barang Impor dari kawasan pabean (port) dengan pemeriksaan fisik barang terlebih dahulu, dan dilakukan penelitian dokumen setelah penerbitan Surat Persetujuan Pengeluaran Barang (SPPB).

Jalur Merah adalah perlakuan pabean atas Pemberitahuan Impor Barang (PIB) karena memenuhi kriteria yaitu

  • Uraian jenis barang tidak jelas dan tidak spesifik (misal one lot of spare parts, tekstil)
  • Karena tidak jelas dan tidak spesifik, klasifikasi tarif tidak jelas.
  • Harga nilai pabean tidak dapat diterima / meragukan
  • Ada atau tidak ada nota intelijen
  • Ada atau tidak ada perintah pemeriksaan random/acak oleh komputer
  • Importir mempunyai reputasi yang kurang baik (jelek)

Plus minus kreteria Jalur Kuning adalah:

  • Profil Importir (-)
  • Profil Barang (-)
  • Profil Harga (-)
  • Profil Business / Nature of Business(+ / -)
  • Perintah Pemeriksaan Acak / Random komputer (ada) atau tidak ada (+/-)
  • Informasi Intelijen (ada / tidak ada)

 

Diasuh oleh; 

Sutomo Asngadi, SS, MM. 

(Consultant/Executive Trainer Management Export Import Public and In House Training)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan