banner 728x90

Nasib Buruk Nenek Tua Akibat Korban Keganasan Abu Limbah PG Prajekan

banner 468x60

BONDOWOSO, INDEPNEWS.Com – Bu Sutija umur 60 tahun yang beralamat di desa Pandak Kecamatan Klabang – Bondowoso. Kini harus berdiam diri di rumah karena memang tidak bisa beraktifitas. Musibah yang disebabkan di ke dua kakinya membusuk terkena panasnya abu limbah PG Prajekan.

Abu limbah Pabrik Gula Prajekan yang dibuang ke wilayah Pandak memang tidak sesuai dengan aturan yang ada. Disamping jarak pemukiman ke pembuangan sangatlah dekat, juga pagar keamanan kurang menjamin untuk keamanan.

Kejadian terbakarnya kaki Bu Sutija pada tahun 2009 silam bermula saat mengembala kambing dan salah satu kambing tersebut lari ke area limbah. Bu Sutija menyusul dan terperosok di sana.

Sesuai pengakuan Bu Sutija kepada aktifis LSM Teropong ( Subaidi ). Bahwa dirinya dibawa ke rumah sakit dengan biaya dan dibantu oleh pihak PG. Prajekan. Namun sampai saat ini Bu Sutija belum sembuh, bahkan keadaannya semakin membusuk sedangkan pihak PG. Prajekan sampai saat ini belum ada pertanggungjawaban untuk membantu pengobatan selanjutnya. PG hanya bisa membantu 9 bulan dari kejadian, hingga kini tidak pernah lagi.

Sementara Ahmad Sudarso kepala desa Pandak di tempat kerjanya menyatakan kepada awak media, “saya selaku kepala desa hanya bisa berharap kepada pihak PG Prajekan untuk membantu pengobatan warga saya sampai sembuh juga tempat pembuangan limbahnya di beri pagar yang kuat agar ke depannya tidak ada lagi korban,” tuturnya sambil berharap.

 

( Fajar Yodha / Wardi )

 

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan