banner 728x90

Meriahnya Menyambut Pesta Petival Danau Sentarum

banner 468x60

LANJAK, INDEPNEWS.Com – Puncak acara festival danau Sentarum Betung Kerihun 2017 (FDSBK 2017) secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Kapus Hulu (Antonius, L. Ain Pamero, SH). Pembukaan puncak acara FDSBK 2017 sungguh terasa kemeriahannya oleh tumpah ruahnya masyarakat Kapuas Hulu, dan bahkan masyarakat dari negara tetangga Serawak-Malaysia, Kamis 25 Oktober 2017. 

Selama 4 hari dari tanggal 25 -28 Oktober 2017 akan di helat serangkaian kegiatan dalam rangka memerihakan puncak acara FDSBK 2017.  Berbagai kemeriahan yang telah disiapkan untuk dinikmati para pengunjung baik dari dalam negeri maupun mancanegara adalah ; pameran produk-produk kerajinan masyarakat, panggung hiburan musik dan tarian tradisional, perlombaan rakyat (gasing, sumpit, balap sampan), susur danau sentarum menggunakan kapal Bandong dan kapal hias (Perahu Tambe), bersepeda di Jantung Kalimantan, dan hiburan dari artis nasional (Zaskia Gotic dan Nugie).

Festival Danau Sentarum Betung Kerihun telah tercatat sebagai salah satu kalender event tahunan di Indonesia yang akan dikawal oleh Kementerian Pariwiata.  Keberadaan Kabupaten Kapuas Hulu yang berbatasan langsung dengan Serawak-Malaysia memiliki nilai strategis untuk pengembangan pariwisata Cross-Border.  Kegiatan FDSBK 2017 yang menargetkan jumlah kunjungan dari dari mancanegara khususnya negara bagian Serawak-Malaysia sebanyak 600 sampai 1000 orang adalah upaya mendukung nawa cita Presiden Joko Widodo dan program nasional tahun 2017.

Antonius L. Ain Pamero, SH, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kabupaten Kapuas Hulu merupakan destinasi utama di Provinsi Kalimantan Barat.  Kekuatan pariwisata Kapuas Hulu ditopang oleh keberagaman dan keunikan budaya masyarakat yang masih terjaga keasliannya sampai saat ini, selain itu keindahan panorama alam, kekhasan dan ke-endemikan jenis tumbuhan dan satwa-nya merupakan daya tarik bagi wisatawan nusantara dan mancanegara untuk berkunjung ke Kabupaten Kapuas Hulu, ucapnya.

Lebih lanjut Antonius L. Ain Pamero, SH menyebutkan bahwa keberadaan Taman Nasional Danau Sentarum dan Taman Naional Betung Kerihun sungguh bermakna dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Kapuas Hulu.  Sebagaimana diketahui bahwa Kementerian Pariwisata telah menetapkan kawasan Danau Sentarum dan sekitarnya sebagai salah satu dari 25 kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN).

Festival Danau Sentarum Betung Kerihun tahun 2017, sungguh terasa berbeda dengan festival-festival lainnya yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.  Sejak FDSBK 2017 diluncurkan pada bulan Mei 2017 sampai pada puncak acara saat ini, seluruh event FDSBK 2017 terlaksana atas kerjasama pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu dengan Kementerian Pariwisata, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dan tak kalah pentingnya adalah dukungan dan kerjasama oleh Lembaga-lembaga mitra swadaya masyarakat/NGO.  FDSBK 2017 merupakan role model dalam perhelatan festival yang mengedepankan dan mengandalkan kekuatan kerjasama berbagai pihak, ucap Antonius L. Ain Pameso, SH dalam sambutannya.

 

( Rjl )

banner 468x60
Beri rating artikel ini!
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan