banner 728x90

Mengejutkan! Ketua dan Anggota Dewan Syuro PKB Bangkalan Mengundurkan Diri  

banner 468x60
Spread the love

BANGKALAN, INDEPNEWS.Com – KH Muhammad Faisol Anwar selaku Ketua Dewan Syuro PKB Bangkalan, resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Pengasuh Pondok Pesantren Kholiliyah Anuroniyah tersebut, menyatakan mundur pada saat rapat pleno DPC PKB Bangkalan, Jumat, 5 Januari 2018 lalu.

Keputusan pengunduran diri itu, juga dilakukan oleh anggota dewan syuro PKB, KH Abd Adhim Kholili.Surat pernyataan pengasuh Pondok Pesantren Alfalah Kepang ini, dibuat pada 7 Januari 2018.

“Beliau baru menandatangani surat pengunduran diri tersebut, pada tanggal 9 Januari dan sekarang sudah diserahkan,” jelas KH Fathur Rozi Zubair menantu dari KH Abd Adhim Kholili, Kamis (11/1/2018).

Pengunduran diri dua pengurus dewan syuro PKB itu menimbulkan pertanyaan besar dan penuh misteri. Apalagi, keduanya mundur saat proses pencalonan bupati dan wakil bupati menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018.

Bahkan, mundurnya KH Muhammad Faisol Anwar dan KH Abd Adhim Kholili dikait-kaitkan dengan pilihan PKB yang mengusung pasangan calon KH Imam Buchori Kholil-KH Mondir A Rofii di Pilkada serentak 27 Juni mendatang.

“Beliau cuma mau fokus dakwah dan pengajian ke desa-desa. Terkait alasan yang pasti mengapa mengundurkan diri, saya kurang tau,” tutur Ra Fathur.

Sementara, Wakil Ketua DPC PKB Bangkalan Hotib Marzuki menegaskan, pengunduran diri KH Muhammad Faisol Anwar dan KH Abd Adhim Kholili tidak ada hubungannya dengan Pilkada. Akan tetapi, keduanya hanya ingin fokus mengurus pesantren dan tidak ingin terjun ke politik praktis lagi.

“Kami tidak bisa menghalangi hak preogratif seseorang. Sebenarnya, beliau- beliau ini sudah selesai masa jabatannya,” kata Hotib.

Anggota komisi B DPRD Bangkalan itu menjelaskan, KH Muhammad Amir Faisol memang pernah mengirimkan surat pengunduran diri dua tahun yang lalu. Akan tetapi, pengurus DPC PKB meminta untuk tetap bertahan menjadi ketua dewan syuro.

“Waktu itu baru selesai Pileg 2014 yang ingin mundur. Akan tetapi, kami membujuk beliau untuk bertahan,” imbuhnya.

Hotib menegaskan, mundurnya ketua dan anggota dewan syuro sama sekali tidak berpengaruh terhadap situasi internal partai. Kekuatan PKB dan partai koalisi tetap solid dan tidak terpecah belah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas perjuangan beliau-beliau selama bersama PKB,” pungkasnya.

 

( Hsn )

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan