banner 728x90

Kejam!!! Tak Ada Rasa Kasihan Terhadap Sesama Manusia

banner 468x60

MEDAN, INDEPNEWS.Com – Kejam!!! tak ada rasa kasihan terhadap sesama manusia. Begitulah kata yang tepat dialamatkan kepada Laskar Buololo dan Vianus Buololo pelaku penikaman Folaso Hafo pada, Sabtu (7/10/17) di desa Lolomboli Kec. Mazino Kab. Nias Selatan.

Awal masalah yang dikutip wartawan saat menemui Folaso Hafo dilantai 6 rumah sakit umum Murni Teguh di ruang rawat inap no. 630, Sabtu (4/11/17) pukul 12.00 Wib. Diketahui, masalah ini berawal dari program Dana Desa tahun anggaran 2017 tahap pertama, yang mana pelaku penikaman dilakukan oleh Laskar Buololo dengan sebilah pisau tepat mengenai perut Folaso Hafo dan abang kandungnya Vianus Buololo yang turut serta mengkelwangi Folaso.

Pasalnya, kedua pelaku meminta ganti rugi kepada folaso Hafo yang merupakan kepala desa Lawindra karena halaman desanya yang sudah di semen duluan. Namun permintaan kedua pelaku tersebut ditolak.  karena Folaso takut dana desa tersebut disalahgunakan.

Penolakan tersebut ternyata membuat abang beradik ini berang, sehingga kedua pelaku tiba tiba nekat mendatangi korban yang sedang ada dirumah tetangganya dan langsung melakukan penikaman dibagian perut dan mengayunkan klewang sehingga membuat Folaso Hafo bersimbah darah karena menerima hujaman senjata tajam yang datang bertubi tubi kepada dirinya. Setelah puas melancarkan emosinya, kedua pelaku langsung bergegas melarikan diri.

“Saya belum tau kenapa bisa ditikam seperti ini, awalnya ini sama kami di kampung cuman gara – gara tidak saya ikutin apa yang mereka suruh kepada saya untuk membangun halaman kantor desa, namun saya tidak mau membangun halaman itu karna belum ada yang rusak, tapi saya arahkan dana desa tersebut untuk membangun jalan lain yang rusak dan juga untuk menambahkan bangunan jalan,” aku Folaso Hafo kepada awak media.

Amatan wartawan, terlihat kondisi korban di rumah sakit saat ini masih terbaring lemah ditempat tidur dan korban mengakui sejak tanggal 23 Oktober lalu dirinya meminta dipulangkan, namun sayangnya pihak rumah sakit tak mengijinkan Folaso Hafo untuk pulang lantaran terkendala sisa uang perobatan yang belum dibayar.

“Masalah ini telah kami laporkan ke polres Nias Selatan bang, kami berharap Polres Nias Selatan bisa dengan cepat menangkap pelaku penikaman terhadap saya,” harapnya.

Ketika dikonfirmasi kepada Kapolres Nias Selatan AKBP Robert melalaui telpon selulernya, Kapolres mengaku, saat ini pihaknya masih melakukan pencarian terhadap pelaku dan telah berkordinasi dengan pemuda Nias Selatan untuk membantu menemukan pelaku.

“Sampai saat ini anggota kita sedang melakukan pencarian terhadap pelaku dan kita juga sudah mengkordinasikan dengan pemuda Nias Selatan untuk ikut campur tangan dalam rangka menemukan pelaku, ungkap Kapolres.

 

( Jono / Tim )

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan