banner 728x90

Event Sumenep Mengukir Upaya Mensukseskan Visit Sumenep Year 2018  

banner 468x60
Spread the love

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Berbagai cara dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam mengenalkan atau mempromosikan potensi wisata di kabupaten ujung timur pulau Madura ini. Salah satunya, kegiatan Sumenep mengukir dan pameran ukir tahun 2018 yang diselenggerakan di Desa Karduluk, Rabu (31/01/2018).

“Selain sebagai komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan khazanah budaya, kegiatan Sumenep mengukir sebagai sarana mempromosikan potensi Kabupaten Sumenep dalam berbagai sektor, termasuk seni ukir,” kata Bupati Sumenep, Abuya Busyro Karim, saat memberikan sambutan pada acara tersebut.

Menurutnya, sebagaimana diketahui bahwa Desa Karduluk ini sejak dulu sudah terkenal sebagai daerah pusat ukiran di bumi Sumekar. Bahkan ukiran tersebut dikenal di mancanegara. Hal ini ditunjukkan dengan produk-produk ukiran yang sudah dibuat bernilai ekspor.

Dengan dihelatnya kegiatan ini, pastinya menjadi promosi gratis bagi para pengrajin ukir di Sumenep, agar semakin dikenal di seantero nusantara dan mancanegara. Sehingga akan semakin mengangkat kesejahteraannya.

“Apalagi, tahun ini pemerintah daerah menargetkan kunjungan wisatawan nusantara naik mencapai 1,1 juta dan 15 ribu wisatawan mancanegara,” ujarnya.

Orang nomer satu di Sumenep itu, juga menekankan beberapa hal penting kepada para pengrajin ukir, agar mempertahankan ciri khas dan motif ukiran di Desa Karduluk. Baik ciri khas dan motif yang merupakan identitas daerah agar mudah dikenal masyarakat luar.

Kemudian, ia juga menekankan agar mempertahankan eksistensi pengrajin ukir di Sumenep. Sebab, salah satu tantangan pengembangan budaya termasuk seni ukir adalah eksistensi pelakunya.

Maka dari itu, sambung Suami dari Nurfitriyana itu mengatakan wariskan keahlian mengukir kepada generasi penerus. Bagaimanapun, seni ukir tidak hanya sebagai sumber penghasilan. Namun juga kebanggaan budaya yang telah diwariskan turun – temurun.

Tak cukup itu saja, dia juga meminta agar masyarakat secara luas turut serta mensukseskan Visit Sumenep Year 2018. Karena masyarakat yang akan merasakan manfaatnya jika program tersebut sukses dijalankan. Untuk itulah, program tahun kunjungan wisata itu butuh dukungan semua pihak mulai dari elemen masyarakat, birokrasi, pemipin BUMN dan BUMD, pelaku wisata, serta insan pers.

Sebagaimana tahun 2018, lanjut dia, angka 8 adalah simbol kekuatan persatuan, simbol konsistensi dan harapan tanpa ujung. “Itu artinya bahwa kesuksesan Visit Sumenep Year 2018 butuh kerjasama yang erat dari berbagai elemen masyarakat, butuh konsistensi agar tidak sekedar formalitas belaka, serta harus dilakukan berkelanjutan,” tuturnya.

Selebihnya, Busyro berharap semoga suksesnya Sumenep mengukir hari ini, akan memotivasi suksesnya 38 event rangkaian Visit Sumenep tahun ini. Sedangkan kegiatan ini, diikuti oleh 652 pengukir di bumi Sumekar ini, sebagai event atau kegiatan pertama program Visit Sumenep Year 2018.

 

( Adi / Tris )

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan