banner 728x90

Dewan Usulkan Satu Raperda Tentang Keolahragaan di Rapat Paripurna

banner 468x60

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menyampaikan pokok-pokok penjelasan terhadap 1 (satu) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kabupaten Sumenep, sebagai langkah awal pembahasan rancangan peraturan daerah dimaksud, yaitu raperda tentang penyelenggaraan Keolahragaan.

Penyampaian tersebut di sampaikan pada rapat paripurna pada masa sidang ke 1 tahun sidang 2017- 2018 tentang penyampaian penjelasan Bupati Sumenep atas 7 Raperda Kabupaten Sumenep, di ruang paripurna DPRD setempat, senin (13/11/2017) sekitar pukul 10.00 wib.

Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma melalui Komisi III, A Kurdi menyampaikan lahirnya Undang-undang nomer 3 tahun 2015 tentang system keolahragaan menuntut daerah meningkatkan prestasi olahranya, di sana ada tugas dan tanggung jawab pemerintah daerah, tentunya berkonsekuensi terhadap bagaimana mengatur pembinaan olahraga di daerah tersebut.

Sebab, penyelenggaraan keolahragaan nasional saat ini semakin komplek, hal ini berkaitan dengan berbagai aspek dan tuntutan perubahan global. Sehingga, sudah saatnya pemerintah daerah mengelolah secara professional.” Bagi pemerintah daerah untuk memperhatikan dan mengatur secara terencana, holistic dan berkesinambungan, untuk mencapai tujuan dan sasaran nasional,” ujarnya, Senin (13/11/2017).

Menurutnya, terdapat beberapa permasalahan krusial dalam pembangunan olahraga, entah nasional maupun didaerah. Salah satunya permasalahan pada pengembangna dan keserasian kebijakan olehraga, serta pemanduan bakat olahraga.

Tak cukup disitu, acap kali kita lihat keterpurukan kondisi olahraga ini, minimnya akan fasilitas latihan serta pendaan. Hal itu, semua sebenarnya merupakan permasalahan klasik di beberapada daerah, termasuk di kabupaten ujung timur Pulau Madura.

“Pembangunan olahraga di Indonesia dan Kabupaten Sumenep pada khususnya masih perlu peningkatan dan pengembangan lebih lanjut, karena di samping harus mengejar ketertinggalan, kita juga masih banyak me­miliki berbagai kendala terutama dalam hal pembinaannya,” imbuhnya.

Maka urgensi keberadaan dari Perda yang akan kita bahas ini sangat diperlukan untuk mengatur pembinaan olahraga yang nantinya sebagai penampung aspirasi insan-insan olahraga di daerah dan menunjukkan bagaimana kemampuan daerah dalam membinanya.

Selain itu ia juga memaparkan pokok-pokok materi Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Keolahragaan memuat antara lain Ketentuan Umum, Prinsip, Tujuan dan Ruang Lingkup dan Wewenang, Hak, dan Kewajiban Pemerintah Daerah serta Masyarakat.

Serta, pembinaan dan pembangunan keolahragaan, pengelolaan keolahragaan, penyelenggaraan pekan dan kejuaraan olahraga, pembiayaan, pemngembangan ilmu pengetahuan dan teknologi keolahragaan. Tambah dia, peran serta masyarakat juga perlu dibahas.

“Selain itu juga,  Pengembangan Kerjasama dan Informasi Keolahragaan, Pembinaan dan Pengembangan Industri Olahraga, Pemberian Penghargaan, Pengawasan Penyelenggaraan Keolahragaan dan pembentukan atau adanya Dewan Olahraga Daerah,” pumhkasnya.

Untuk diketahui dalam paripurna tersebut, sebelum pokok-pokok penjelasan terhadap 1 Raperda usul prakarsa DPRD, Penyampian dari Bupati Sumenep A Busyro Karim tentang Nota Penjelasan tentang 7 Raperda Kabupaten Sumenep.

 

(Adi/Tris)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan