banner 728x90

Budidaya Jamur Kancing di Sukapura Propeknya Menjanjikan

banner 468x60

PROBOLINGGO, INDEPNEWS.Com – Bupati Probolinggo, Hj. Puput Tantriana Sari, SE, kembali melakukan kunjungan kerja. Kali ini kunker dilakukan di wilayah Kecamatan Sukapura di 3 Desa, yakni Desa Wonokerto, Desa Ngadas, dan Desa Ngadisari. Dalam Kunjungan ini Bupati menyempatkan berkunjung ke tempat Budidaya Jamur Kancing dan Budidaya Terong Belanda di Desa Wonokerto. Dalam kesempatan itu Bupati Probolinggo langsung berdialoq dengan para petani tentang kondisi alam di kecamatan Sukapura.

Selama ini masyarakat Tengger rata – rata dikenal sebagai petani holtikultura, khususnya pertanian sayur mayur. Namun, pasca erupsi gunung Bromo tahun 2010 silam, membuat kondisinya tidak memungkinkan untuk bertani Holtikultura. Namun dalam kesulitan itu, pemerintah mengajak masyarakat untuk bertani jenis jamur.

Warga menunjukkan jamur yang dibudidayakan kepada Bupati, awalnya para petani mengaku kesulitan dalam berbudidaya jamur tersebut, tapi lambat laun setelah mendapatkan pelatihan berkali-kali akhirnya mendapatkan hasil, salah satu perusahaan pengolahan jamur, PT. Surya Jaya Abadi Perkasa, kemudian menjalin kerjasama dengan petani Sukapura.

“Kami awalnya kesulitan dalam melakukan budidaya jamur ini tapi setelah berulangkali mengikuti pelatihan dan bekerja sama dengan salahsatu PT setidaknya sudah bisa mencukupi kebutuhan rumah tangga, tapi kami masih meminta agar terus tetap diperhatikan oleh pemerintah,” kata para petani jamur kepada bupati.

Kwalitas Jamur Kancing yang diproduksi di Kecamatan Sukapura, khususnya di Desa Wonokerto dan sekitarnya. Pola budidayanya masih tetap menggunakan cara tradisional tanpa sentuhan teknologi dan tempat budidaya masih dari bambu, namun walau begitu kwalitas yang dihasilkannya tidak kalah jika dibandingkan dengan Jamur Kancing yang diproduksi pabrik yang menggunakan sentuhan teknologi.

Melihat hasil Budidaya para petani, Bupati Tantri, merasa yakin dan kedepannya usaha budidaya jamur ini sangat prospek. “Usaha ini sangatlah prospek, apalagi, jamur kancing ini perharinya bisa mencapai hasil 5 kwintal dan bisa dipanen setiap hari,” kata Bupati.

Lanjut, Bupati Tantri mengharap agar hasil dari budidaya jamur kancing yang selama ini hasil panennya disetor ke pabrik pengolahan jamur, nantinya ada nilai tambah jika para petani mengolahnya menjadi makanan olahan jamur.

 

( Lck ol / SK )

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan