banner 728x90

Batu Siwa ‘Ada Penunggunya’ Tertumpuk Pondasi Sekolah Tak Dipindah

banner 468x60

Benda Purbakala Terbengkalai. Sekilas tak ada yang aneh dari bangunan SD Negeri 2 Mejing, Patukan, Ambarketawang, Gamping, Kabupaten Sleman. Namun bila dilihat lebih jeli, ada yang janggal di bangunan SD tersebut, utamanya di bagian bawah pagar luar sekolah tersebut.

SLEMAN, INDEPNEWS.Com – Berada di pagar SD tersebut, tepatnya di sisi kiri pintu masuk terdapat dua benda purbakala yang tertindih atau tertumpuk pagar sekolah. Satu batu terdapat di pojokan bangunan sisi selatan, sementara batu lainnya dengan posisi serupa berada tak jauh dari batu yang pertama. Seperti nisan Ki Ageng Mangir di Makam Kotagede, kedua benda tersebut sebagian ada di dalam bangunan dan setengah bagian lainnya ada di luar bangunan.

Sepintas, kedua batu yang masing-masing berukuran sekitar 60 sentimeter ini menjadi bagian dari pondasi pagar sekolah. Belakangan diketahui bahwa kedua batu tersebut adalah benda purbakala berupa Yoni yang memiliki nilai sejarah cukup tinggi. Batu tersebut berfungsi sebagai sarana peribadatan terhadap dewa Siwa.

Kepala SD Negeri 2 Mejing, Kisro Hartanto membenarkan bahwa bebatuan tersebut sudah ada jauh sebelum SD Negeri 2 Mejing berdiri. Ia sendiri kurang paham batu apa yang ada di dinding SD Negeri Mejing 2 tersebut.

“Sepengetahuan saya ya cuma batu candi. Untuk apa gunanya saya kurang tahu,” ungkapnya kepada media, Rabu (1/11/2017). Lebih lanjut Kisro menjelaskan, sejak awal letak kedua batu tersebut memang berada di pinggiran Jalan Patukan Gamping Sleman. “Dulu hendak dipindah, tapi tidak bisa. Kata warga ada yang menunggu di batu-batu tersebut. Makanya nggak ada yang berani nguthik-uthik,” ujar Kisro.

 

 

( tribun / Br Adhy)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan