banner 728x90

Bantuan Proyek Jalan Makadam Desa Rejing di Kaki Gunung Lamongan

banner 468x60

PROBOLINGGO, INDEPNEWS.Com – Bupati Probolinggo Hj Puput Tantriana Sari, SE, berjanji bahwa jalan desa di seluruh desa se Kabupaten Probolinggo bebas jalan tidak diaspal dan pada tahun 2018 nanti jalan Desa se Kabupaten Probolinggo akan sudah teraspal semuanya.

Kini Bupati Hj Tantri, sapaan tiap harinya, telah terbukti memberikan bantuan proyek padat karya berupa jalan Makadam di Desa Rejing, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo yakni salah satu Desa yang berada di kaki gunung Lamongan.

Adapun bantuan proyek padat karya itu menelan biaya puluhan juta, dengan proyek jalan makadam sepanjang 550 meter dan lebar 3 meter, yang berlokasi di Dusun Moloran tembus ke perbatasan Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang.

Kepala Desa Rejing, Hasin, bersama rakyatnya melaksanakan sosialisasi tentang persiapan pelaksanaan proyek Padat Karya Jalan Makadam tersebut, Kamis (9/11).

Hadir dalam sosialisasi proyek padat karya itu, dari aparat Pemkab Probolinggo diantaranya, Saniwar, Kabid Penempatan Ketenagakerjaan dan Perluasan Kesempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja, Dimas Ayu, Kabid  Dinas PU Bina Marga Kabupaten Probolinggo, dan Camat Tiris, Roby Siswanto dan sebagai nara sumber yang menerangkan tentang pelaksanaan tehnis pengerjaan jalan makadam atas bantuan Bupati melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Probolinggo.

Dalam penjelasan Camat Tiris, Roby Siswanto, bahwa tujuan proyek padat karya dengan membuat jalan makadam untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan perekonomian di desa Rejing dan sekaligus bisa mengurangi angka pengangguran.

“Dengan adanya proyek padat karya ini, desa harus mempekerjakan warganya, sehingga warga di sekitar proyek bisa bekerja dan tidak ada pengangguran,” terang Roby di hadapan ratusan warga sekitar proyek yang diundang di balai desa setempat.

Dikerjakannya proyek padat karya ini, kata Camat Tiris mengajak warga untuk bisa berpartisipasi dalam pekerjaan proyek jalan macadam yang sangat membutuhkan banyak karyawan dan tenaga kerjanya harus dari warga setempat.

“Perlunya desa mengumpulkan warga ini untuk menjadi calon tenaga kerja pada pengerjaan proyek nanti,” tambahnya.

Proyek padat karya jalan makadam yang akan di kerjakan sepanjang 550 meter dengan lebar 3 meter.

“Jadi proyek ini sangat butuh tenaga dan membuka lapangan kerja kepada pengangguran dan masyarakat miskin sebagai pekerja, baik tukang maupun sebagai buruh pekerja bangunan dan sekaligus menanamkan rasa gotong royong dalam membangun desa,” tegas Camat Roby meminta proyek ini jangan disia-siakan karena tujuannya agar warga harus bekerja dan tidak ada pengangguran.

Dalam kesempatan tersebut Kades Rejing, Hasin menyampaikan terima kasih pada Bupati Hj Puput Tantriana Sari SE yang sudah memberikan bantuan berupa proyek jalan makadam.

“Dengan bantuan jalan makadam ini Insyaallah pasti manfaatnya akan terasa pada warga Desa Rejing. Selain mempercepat jalannya perekonomian sekaligus warga bisa bekerja,” kata Kades Hasin mengaku tiap hari proyek itu membutuhkan tenaga sekitar 88 orang.

 

(IPc/SHJ/son)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan