banner 728x90

H Yayan: Tak Ambil Pusing Terkait Dirinya Dilaporkan oleh Mantan Ketua BPD Saletreng

Spread the love

Sugianto / H Yayan tokoh pemuda dan aktivis Situbondo (Foto : Ari/Red)

SITUBONDO, INDEPNEWS.Com – Pengaduan masyarakat (Dumas) yang dilayangkan Sugianto / H Yayan ke Polres Situbondo berapa waktu yang lalu terkait dugaan penyimpangan anggaran oprasional Badan Permusyawaratan Desa (BPD) desa Saletreng kecamatan Kapongan kabupaten Situbondo, membuat mantan ketua BPD desa Saletreng berinisial HM harus melakukan pelaporan karena merasa namanya dicatut terkait sejumlah pemberitaan di media online.

Dimana saat H Yayan menyampaikan Dumas di Polres Situbondo prihal dugaan adanya penyimpangan anggaran oprasional BPD desa Seletreng tahun 2017 lalu. Saat itu HM menjabat sebagai ketua BPD, tak terima namanya dicatut, HM melaporkan H Yayan ke Mapolres Situbondo karena telah memberikan pernyataan tidak benar kepada media Pers Terkait dugaan penyimpangan anggaran BPD saat HM waktu menjabat di desa Seletreng, dan itu dianggap telah mencemarkan nama baiknya dan jabatannya sebagai ketua BPD desa Seletreng.

H Yayan saat di konfermasi independentnews.id menjelaskan ia tidak ambil pusing terkait pelaporan HM ke Polres Situbondo, yang dianggap melakukan pelanggaran UU ITE dan Pemcemaran nama baiknya menurut HM. Karena pengakuan HM, dia tak merasa melakukan perbuatan seperti yang disangkakan oleh H Yayan, terkait sewa Tanah Kas Desa (TKD) desa Saletreng sebesar Rp: 8.500.000 yang dialamatkan pada HM, dimana dalam perkara tersebut pengakuan HM hanya sebatas sebagai saksi dari mantan pejabat sementara (PJ Kades Desa Saletreng) di dalam perjanjian dan kwitansi pembayaran uang sewa TKD.

Menurut H Yayan dugaan penyimpangan anggaran negara untuk oprasional BPD tahun 2017 yang seharusnya dialokasikan dengan benar malah tak jelas pengalokasiannya, diduga banyak kegiatan fiktif dan pembelanjaan serta pembayaran yang tak sesuai

“Saya punya lengkap data dan alat buktinya mas, dimana anggaran oprasional BPD desa Saletreng tidak sesuai dengan tupoksinya dan bahkan pembengkakan belanja dan jasa sudah tak sesuai dan bahkan ada yang tidak ada sama sekali,” tegas H Yayan pada independentnews.id.

H Yayan yang juga aktif di kegiatan aktivis dan pekerjaan tekhnis kontruksi dibeberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Situbondo juga merasa prihatin, bila harus tegak lurus dan bersih dari dugaan kesalahan dan penyimpangan anggaran Negara baik ADD dan DD kita wajib transparan dan jangan setengah hati, siapapun mereka yang terlibat dalam penggunaan anggaran Negara tersebut wajib kita bongkar semua, agar tak ada diskriminasi di masyarakat, dan saya sangat mendukung bila masyarakat pro aktif dalam pengawasan dan pelaporan adanya dugaan penyimpangan dan tindak pidana korupsi yang terkait pengelolahan anggaran Negara ke semua desa selaku penerima anggaran dan manfaat dana tersebut.

“Ini bentuk pendewasaan bagi masyarakat desa dan pegiat sosial control Aktivis yang aktif dalam menyoroti setiap penggunaan uang Negara baik ke Desa dan Kabupaten, namun semua itu harus dilaksanakan secara profesional jangan ada embel – embel kepentingan kelompok tertentu dan golongan, apalagi sampai dibuat alat politik, kita sesama aktivis menjunjung tinggi profesionalitas dan Demokrasi di Negeri ini,” tambah H Yayan dengan semangat.

Terkait dirinya saat ini yang telah dilaporkan di Polres Situbondo oleh HM yang didampingi LSM Buser dan kawan kawan, H Yayan, itu adalah hak semua masyarakat, siapapun berhak untuk melaporkan kalau memang merasa dirugikan, dan juga sebaliknya sayapun juga sebagai masyarakat juga punya hak yang sama untuk mengadukan adanya dugaan penyimpangan dan penyalahgunaan jabatan bila ada oknum pejabat yang berwenang yang diduga tidak melaksanakan anggaran Negara tidak benar.

“Kita hormati siapapun itu, biarlah semua berjalan dengan proses hukum yang berlaku,” tutup H Yayan pada independentnews.id (Ari-Red)

banner 468x60
Tag:
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan