banner 728x90

Syarat SP3 Tersangka Harus Dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa, Tapi Tersangka Dipulangkan Diam-Diam

Spread the love

Ilustrasi

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Tersangka penganiayaan bernama Abu Tallip, alamat Dusun Keranji Desa Ketupat Kecamatan Raas Kabupaten Sumenep yang sebelumnya ditahan oleh Polsek Raas kemudian penahannya dititipkan di Polres Sumenep atas kasus penganiyaan yang terjadi pada hari Rabu tanggal 28 Agustus 2019 sekitar pukul 16.30 dengan korban bernama Ahyar.

Dalam proses penyidikan, tersangka Abu Tallip dinyatakan memiliki gangguan jiwa, sehingga penyidik dalam prosesnya akan merujuk tersangka ini ke rumah sakit jiwa di Menur atau di Lawang, sehingga untuk persiapan merujuk tersangka ke rumah sakit jiwa pihak penyidik telah menangguhkan penahanan tersangka dan menitipkan di keluarganya yang bernama Fauzi, selanjutnya penyidik masih menunggu surat rekomendasi dari dokter untuk menerbitkan SP3 (Surat Pemberhentian Penyidikan Perkara), karena salah satu syarat terbitnya SP3 adalah tersangka harus dirawat di RSJ dulu.

Tapi sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa dan sebelum terbitnya SP3 ternyata tersangka Abu Tallip secara diam-diam dipulangkan ke Raas oleh Fauzi (keluarganya), sehingga atas dipulangkannya tersangka ini memantik reaksi dari korban dan keluarganya yang tidak terima.

Sementara itu awak media saat menghubungi Kanit Reskrim Polsek Ra’as, Asni menerangkan bahwa memang betul tersangka telah dititipkan ke keluarganya yang bernama Fauzi karena tersangka ini penahanannya ditangguhkan untuk persiapan dirujuk ke rumah sakit jiwa di Menur, “iya mas ditangguhkan penahanannya karena mau di rujuk ke rumah sakit Menur, sekarang tersangka dititip di rumah keluarganya yang bernama Fauzi,” ujar Asni Kanit Reskrim Polsek Raas saat ditanya wartawan via telpon selulernya.

“Tersangka ini masih menunggu SP3, karena salah satu syarat keluarnya SP3 tersangka ini harus dirujuk ke rumah sakit jiwa Menur atau Lawang dulu sesuai dengan yang diinginkan keluarga tersangka,” ujarnya.

Sementara ketika disinggung soal dipulangkannya tersangka Abu Tallip oleh Fauzi secara diam-diam ke Ra’as, Asni Kanit Reskrim Polsek Ra’as ini menjelaskan bahwa kalau memang benar dipulangkan itu tanpa sepengetahuan dirinya, lalu ditanya apa tindakan penyidik kalau memang tersangka Abu Tallip ini dipulangkan, “ya saya akan minta keluarganya bertanggung jawab untuk mengembalikan lagi ke Sumenep untuk tersangka tetap dirujuk ke rumah sakit jiwa,” jawab Asni.

Berbeda dengan keterangan Kanit Reskrim Polsek Ra’as, saat wartawan menkonfirmasi ke Fauzi kenapa tersangka Abu Tallip ini dipulangkan ke Ra’as, Fauzi tidak mengakuinya, “kata siapa dipulangkan ke Raas, enggak”, ujar Fauzi.

Tapi saat Fauzi ditanya ada dimana tersangka Abu Tallip ini sekarang, Fauzi tidak menjawab dan telponnya dimatikan.

Sementara korban penganiayaan sekaligus pelapor, Ahyar, saat dikonfirmasi apakah benar tersangka Abu Tallip ini dipulangkan ke Ra’as, “iya benar dipulangkan ke Ra’as dan sekarang masih di kapal,” jawabnya. Lalu saat di tanya apakah anda menerima kalau tersangka Abu Tallip ini dipulangkan ke Ra’as, “saya dan keluarga yang lain tidak terima,” jawab Ahyar.

Sementara itu Kuasa Hukum korban, Pengacara Supyadi SH saat dikonfirmasi mengatakan secara pasti masih belum tahu, karena hanya dapat info dari kliennya, kemudian buru-buru menutup telpon karena ada sidang, “pastinya saya belum tahu, soalnya cuma dapat info dari klien, maaf ya saya mau sidang dulu mas,” singkat Supyadi. (NOOR IRFANSYAH)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan