banner 728x90

Diduga Proyek Siluman Marak di Sejumlah Daerah di Kabupaten Kubu Raya  

Spread the love

KUBU RAYA, INDEPNEWS.Com – Menjelang akhir tahun 2019, Pemerintah Kabupaten KKR maupun Provinsi kini gencar-gencarnya melaksanakan pembangunan infrastruktur dan bangunan yang tertuang dalam anggaran, baik itu dari APBD maupun dari APBN.

Namun sungguh sangat disayangkan, maraknya proyek-proyek yang diduga siluman terkesan membodohi warga. Padahal setiap kegiatan yang bersumber dari APBD atau APBN semuanya dari uang rakyat.

Beberapa warga Kabupaten KKR yang ditemui awak media ini membenarkan, “saat sekarang banyak proyek yang tidak memasang papan kegiatan pada saat pelaksanaan, sehingga kami menilai itu diduga adalah proyek siluman. Kami sebagai warga Kabupaten KKR seharusnya bisa tahu proyek tersebut bersumber dari dana apa serta nilai (PAGU) anggaran dalam volume kegiatan tersebut. Bukan malah ditutup-tutupi, kami juga punya hak mengetahui tentang anggaran yang digelondongkan oleh pemerintah daerah maupun Pemerintah Pusat,” kata warga tersebut yang tidak mau disebutkan namanya.

Mereka juga mempertanyakan, “dimana janji pemerintah yang setiap dibicarakan dalam rapat-rapat agaran, warga dapat mengawasi setiap pembangunan yang ada serta harus transparan. Nyatanya itu hanya isapan jempol belaka. Buktinya kami sebagai warga tidak bisa mengawasinya karena banyak bermunculan yang diduga proyek-proyek siluman yang tidak dilengkapi dengan papan kegiatan,” kata sumber itu kepada awak media ini beberapa waktu lalu.

Dari hasil investigasi awak media ini di beberapa titik, kegiatan ternyata benar tidak adanya papan kegiatan serta minim pengawasan dari instansi terkait yang salah satunya di SMP Negei 5 Desa Kalimas Kecamatan Sungai Kakap dan SMP 13 Satu Atap Desa Punggur Kapuas Kecamatan Sungai Kakap. Awak media ini mencoba menelusuri siapa pelaksananya di lokasi SMP Negeri 5 dimana kegiatan tersebut sedang berlansung. Awak media ini menemui salah seorang yang berinisial AM, saat dikonfirmasi siapa pelaksananya dia mengatakan saya ngesub kerjaannya dari komite SMP 5 yang berinisial HS.

Ketika ditanya mana papan / plang proyeknya? Dia mengatakan, belum ada. Pada waktu yang sama, Eko selaku konsultan pengawas saat dikonfirmasi, Jumat (04/10/2019) melalui ponselnya. Pada awalnya dia mengatakan, “saya hanya selaku pengawas pak,” tidak lama kemudian dia mengatakan “belum diambil di Dinas Pak,” terangnya. (Tim/Red)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan