banner 728x90

Pemkab Sumenep Mencanangkan Kampung Isimilasi Buatan dengan Menampilkan Sapi-Sapi Terbaik Madura

Spread the love

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Kegiatan pencanangan kampung Inseminasi Buatan (IB) oleh Dinas Peternakan Sumenep. Acara ini bertempat di lapangan Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Dalam kegiatan tersebut, dihadiri oleh Forkopimda Sumenep, Kepala Dinas Peternakan Propinsi Jawa Timur yaitu Drh. Wemmi Niawati, M.MA, Kepala Inseminasi Nasional, ketua tim penggerak PKK Sumenep, Nur Fitriana Busyro Karim, dan Kepala pimpinan OPD se kabupaten Sumenep. Selanjutnya, kegiatan pencanangan tersebut, menampilkan Sapi-Sapi terbaik Madura. Berikut jenis dan jumlahnya, Sapi Bedet Madura sebanyak 55 ekor, dan Sapi Sonok sepasang.

Bupati Sumenep, Dr KH A Busyro Karim, M.Si menyatakan, kita harus bersyukur kepada Allah SWT, karena kampung IB hanya ada di kabupaten Sumenep secara nasional. Semua itu, ada kesadaran dari para peternak untuk terus memicu bagaimana populasi sapi ini bisa bekembang dengan baik. Sebab, tampa adanya kesadaran ini tidak bisa kita harapkan.

“Sumenep punyak potensi sapi, hingga sampai saat ini kabupaten Sumenep menduduki populasi sapi tertinggi di Jawa Timur mencapai lebih 3000 ekor sapi. Untuk itu, marilah kita bersama – sama tingkat populasi yang tertinggi ini dan perlu dilestarikan hingga terus dikembangkan dengan menguatkan kebersamaan antara Pemerintah, Peternak dan juga insemilator,” terangnya, Selasa (6/8/2019).

Dia berharap, semua ini harus dipikirkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep dan Pemerintah Propinsi Jawa Timur. Karena kita ingin kampung IB ini tidak hanya berjalan selama 4 tahun dan hilang begitu saja setelah dicanangkan pada saat ini. Untuk itu, memang harus ada kebersamaan dari semua pihak yang ada di kabupaten Sumenep, Propinsi, Pusat dan lain lain,” harap Busyro dalam sambutannya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Sumenep, Ir. Bambang Heriyanto, M.Si dalam sambutannya menjelaskan. Saat ini Inseminator khususnya untuk wilayah kabupaten Sumenep, berjumlah 32 orang yang terdiri dari 5 orang berstatus ASN, dan 27 orang Inseminator swadaya. Perlu diketahui juga, keberhasilan IB di kabupaten Sumenep, ditentukan oleh peternak sendiri, Insemenator dan kelengkapan sarana. Karena, pelayanan IB dan pencanangan kampung IB ini sudah dirancang sedemikian rupa, hingga dapat meningkatkan produktivitas ternak di suatu wilayah kabupaten Sumenep. Dan menjadi produk-produk sumber benih yang ada di kabupaten Sumenep. Semua itu, dasar pelaksanaannya Hibah dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Sumenep,” jelasnya.

Menurut Bambang, pada tahun 2020 ini, kampung IB akan dilaksanakan di 8 desa yang terdapat di 4 kecamatan kabupaten Sumenep, diantaranya kecamatan Guluk-guluk, Desa Guluk guluk dan Bragung, kecamatan Ganding, Desa Gadu Barat dan Desa Gadu Timur, Kecamatan Lenteng, Desa Daramista dan Desa Elak Daya, kecamatan Dungkek yaitu Desa Banra’as dan Desa Bancamara.

“Kegiatan kampung IB ini merupakan kegiatan pilot project produk kami, dan kami sudah mendapatkan petunjuk dari Kadis Pertahanan Pangan dan Peternakan Propinsi Jawa Timur, bahwa Sumenep menjadi pilot project kampung IB. Dan jika nantinya ada kunjungan dari propinsi maupun pusat kami siap membuktikan bahwa di masing-masing kecamatan Kabupaten Sumenep sudah terdapat kampung IB,” tuturnya.

Imbuh dia, di tahun 2020 wilayah kampung IB yaitu, Guluk-guluk, Ganding dan Lenteng akan ditetapkan sebagai wilayah Sumber limit Sapi model disingkat menjadi “LUGANTENG” karena, di tiga kecamatan tersebut, salah satu wilayah yang potensi untuk Kampung IB,” Imbunya.

Hendri warga Guluk- guluk saat dikonfirmasi media ini menyatakan, dengan adanya Inseminasi Buatan (IB) para peternak sapi di kecamatan Guluk-guluk menyampaikan banyak terimaksih, karena lewat penyuntikan IB penyebaran bibit unggul ternak sapi dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat. Untuk itu, dengan adanya penyuntikan IB telah terjadi peningkatan signifikan terhadap pendapatan para peternak.

Dengan adanya program dan semangat kelompok ini. Bapak Butapi sangat terkesan dengan yang sudah dicapai, “semoga program 3 kampung (IB) ini mampu menembus prioritas dan lebih pesat lagi,” pungkasnya. (Syd)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan