banner 728x90

Ciptakan Kohesi-kohesi Sosial, FKJ Bakal Gelar Pelatihan Pemuda Kebangsaan

Spread the love

SURABAYA, INDEPNEWS.Com – Halal bi halal dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Forum Kebangsaan Jawa Timur (FKJ) dihadiri Pejabat Perwakilan Gubernur Jawa Timur Agus Suharini.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Provinsi Jawa Timur (Kabid Humas Polda Jatim) Kombes Pol. Frans Barung Mahera dan puluhan tokoh lintas Agama, dari Islam Ahmad Suyanto, Pdt. Edi Sunarto dari Pondok Kasih, dan lain-lain.

Acara yang bertemakan, “Pemuda Lintas Iman sebagai Agen Perdamaian dan Kesatuan NKRI. Dengan Persatuan menuju Indonesia Damai, Menolak Kerusuhan”. Acara ini juga menyajikan “Deklarasi Damai Jogo Jawa Timur”.

Koordinator Forum Kebangsaan Jawa Timur Achmad Nur Aminuddin mengatakan bahwa, balutan kegiatan halal bi halal dan Rakerda yang dilaksanakan ini adalah, upaya mereka untuk terus menerus melakukan kegiatan-kegiatan yang bernuansa kerukunan & persatuan antar umat.

“Untuk selalu menampilkan orginalitas budaya yang sudah dibentuk oleh para Founding Father kita yaitu sejak dibentuknnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tegasnya di MPC Gereja Bethany Indonesia, Jl. Nginden Intan Timur I No. 29, Surabaya. Kamis, (11/7/2019).

Acaranya ditempatkan di Gereja Bethany ini juga bagian dari kebersamaan silaturrahim yang sudah kita jalin sebagai sesama umat beragama yang bernaungan di NKRI, mungkin acara-acara selanjutnya nanti bisa dilaksanakan di Gereja Katholik atau Vihara, dan lain-lain.

Selanjutnya, nanti dalam Rakerda, ada dua hal yang menjadi fokus utamanya, pertama pemahaman keagaman yang ekstrim, dimana sekarang sudah menjangkiti pemuda-pemuda, birokrasi dan profesional yang ada di negara kita.

“Kedua, kita akan membuat Pelatihan Pemuda Kebangsaan dengan materi-materi ideologi Pancasila Keindonesiaan yang implementatif, kepemimpinan dan game-game persatuan agar tercipta kohesi-kohesi sosial yang mendarah daging kepada kader pemuda kebangsaan,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Frans Barung mengatakan, ia mengapresiasi terhadap kegiatan Forum Kebangsaan, mereka mengkoordinasikan agar pemuda dan tokoh agama mampu membuat screening berita bohong (Hoax) yang sengaja dibuat untuk mengganggu stabilitas bangsa ini.

Perlu diketahui, acara dibuka oleh Perwakilan Gubernur dari Bakesbangpol Jatim. Acara terakhirnya yakni, Deklarasi Anti Kerusuhan dan Jogo Jawa Timur yang diucapkan secara bersama-sama, selanjutnya ditutup dengan Do’a Lintas Iman. (Ari)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan