banner 728x90

Pasien RSUD Lahat Laporkan Layanan ke YLKI

Spread the love

LAHAT, INDEPNEWS.Com – Belum berapa lama sidak yang dilakukan Bupati Lahat, kasus keluhan layanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat kembali mencuat.

Tak terima dengan respon seorang perawat yang bertugas di salah satu ruangan RSUD Lahat, keluarga pasien bernama Fauzi Azwar (46) melaporkan pihak RSUD ke Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Lahat Raya, pada Selasa (25/6).

Dari info yang didapat, Fauzi telah menyampaikan laporan ini ke Ketua YLKI Lahat Raya Sanderson. Fauzi mengaku kesal dengan ulah perawat yang semena -mena dalam melayani pasien ketika melakukan perawatan terhadap Koharudin (ayah pelapor) karena terluka di bagian kepala karena terbentur tembok semen.

Kronologi kejadian diceritakan, malam ayah saya masuk rumah sakit. Seorang perawat akan memberikan obat, ada petugas lain untuk memindahkan orang tua ke ruangan lainnya.

“Anehnya, ketika pasien sudah harus dipindahkan ke ruang lainnya, lalu perawat yang sebelumnya memberikan obat, langsung melemparkan tabung infus tersebut semaunya saja. Akibatnya tabung infus mengenai jarum infus yang terpasang di tangan bapak saya,” katanya.

Selanjutnya Fauzi mengaku, jelas mereka kesal, marah serta kecewa dengan ulah pelayanan tersebut, imbasnya orang tua Ketua PPK Kikim Tengah ini sempat berteriak kesakitan.

Sebelum kejadian ini, Fauzi sempat merasa pelayanan yang kurang mengenakan, saat isterinya masuk RSUD dia sempat diacuhkan oleh petugas, hingga tiga hari diinapkan baru mendapat tindakan dari petugas.

“Heran kalau yang pakai BPJS terkesan diacuhkah nian. Dulu isteri, bahkan kami sempat bilang kalau bapak aku ini kelas satu biar pakai BPJS. Tapi kalau dengar umum, langsung cepat penangannya,” paparnya.

Dikonfirmasi sejumlah pewarta via WhatsApp, dr. Laila Cholik selaku Direktur RSUD Lahat menjawab akan melakukan investigasi terkait kejadian ini.

“InsyaaAllah tidak ada perbedaan perlakuan antara BPJS dan Umum. Karena sama saja, kalau ada nama pasien dan ruangannya, biar kami lakukan investigasi. Kalau memang masih ada petugas kami yang begitu, kami akan lakukan investigasi internal. Terimakasih,” jawab Laila.

Dipihak lain, Ketua YLKI Lahat Raya, Sanderson Syafe’i, ST SH menyayangkan peristiwa seperti ini terjadi. Dia mengungkapkan pihak RSUD Lahat harus memberikan sanksi tegas jika memang terbukti ada petugas yang berbuat seperti yang dilaporkan keluarga pasien ini.

“Disayangkan kenapa kejadian seperti ini terjadi, yang mana sebelumnya Bupati Lahat melakukan rapat dengan pihak RSUD terkait kinerja. Idealnya pihak RSUD harus segera memberikan sanksi kepada pihak yang tidak menjalankan tugas sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) terhadap pelayanan,” ungkap Sanderson.

Dia juga meminta kepada Pemkab Lahat, agar segera merotasi dan melakukan penyegaran terhadap para medik yang terbukti bertindak diluar aturan yang ada. (Ndi)

banner 468x60
Beri rating artikel ini!
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan