banner 728x90

Ketua FKJ : Momentum Pancasila sebagai Upaya Menyatukan Pembelahan 01 & 02

Spread the love

Ketua FKJ Ahmad Nur Aminudin (tengah berbaju putih)

SURABAYA, INDEPNEWS.Com – Forum Kebangsaan Jawa Timur (Jatim) memperingati Hari Lahir Pancasila dengan tema, “Pancasila Sebagai Pemersatu Bangsa”, sub tema, “Mewujudkan Persatuan Indonesia Pasca Pemilu 2019, dalam momen hari lahir Pancasila, di Hotel Sahid Surabaya.

Ketua Dewan Pembina Forum Kebangsaan Jawa Timur, Firman Jaya Daeli mengatakan, Pancasila sebagai pemersatu bangsa, sebagai ideologi, sebagai falsafah, Pancasila itu sebagai solusi terbaik bagi masyarakat dan Bangsa Indonesia, untuk mengatasi berbagai pergumulan dan tantangan, tetapi juga sebagai sebuah ideologi, sebagai sebuah falsafah yang bisa memperjumpakan kita semua, mempertemukan kita semua.

“Kalau memperjumpakan dan mempertemukan itu masih prasarat awal, tetapi Pancasila bisa memajukan kita sebagai sebuah bangsa dan sebuah Negara, oleh karena itu maka, acara ini, dialog kebangsaan ini, sekaligus juga dalam suasana bulan suci ramadhan,” ujarnya saat diwawancarai awak media pasca acara. Selasa, (04/6/2019).

Paling tidak yaitu, yang pertama adalah menarasikan terus menerus, hal-hal yang berkaitan dan berintikan pancasila. Meskipun dalam bentuk seremonial, tetapi peringatan ini kita kembali untuk mengaktualisasikan dan menarasikan soal Pancasila di tengah masyarakat dan bangsa Indonesia, sayang berbeda-beda.

“Yang kedua sekaligus berfungsi, peringatan ini, perayaan ini, semakin membumikan pancasila,” lugas Firman.

Sementara itu, Ketua Forum Kebangsaan Jawa Timur, Ahmad Nur Aminudin menambahkan, kita peringati hari lahir pancasila ini adalah upaya mengembalikan yang hari ini terjadi pembelahan Indonesia terjadi 01 dan 02, nah momentum ini, kita berusaha untuk mengembalikan hal-hal yang harusnya dengan momentum Pancasila ini kita akan kembali bersatu.

Kita akan kembali menengok Bangsa Indonesia kedepan untuk memajukan bangsa Indonesia, ini adalah hal yang final, di dalam pancasila ini, baik tokoh agama, atau tokoh politik yang saat ini sudah mendarma baktikan, sudah memberikan satu bentuk falsafat besar yaitu Pancasila.

“Pancasila ini sebagai ruh, ideologi, falsafah Negara kita dan sampai kapanpun itu bagian dari hal yang wajib diperjuangkan sampai titik darah yang penghabisan,” tegas Amin.

Pengurus di Forum Kebangsaan Jawa Timur dan sekaligus Ketua Panitia Pelaksana kegiatan hari ini, Arnold L. Panjaitan menjelaskan bahwa, agenda hari ini, peringatan hari lahir Pancasila, jadi kita dari Forum Kebangsaan Jawa Timur mengadakan kegiatan dialog kebangsaan lintas OKP.

“Agenda ini bertemakan Pancasila sebagai pemersatu Bangsa, kemudian kita ada berbagi takjil di depan hotel, kemudian kita tutup dengan silaturrahmi dan buka bersama,” kata Arnold.

Tujuannnya, kita ingin menegaskan kembali ke masyarakat tentang Pancasila adalah dasar Negara yang sudah final, karena kita ingin menepis juga bahwa hari ini telah banyak orang atau kelompok-kelompok yang mendeklarasikan ideologi dua Pancasila.

“Kita sebagai generasi penerus bangsa, kelompok muda, berharap bahwa apa yang menjadi cita-cita founding father bangsa ini, tetap kita berdiri tegak dan teguh untuk kemajuan Bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Pancasila harus diperjuangkan, makanya kita menegaskan kembali, kebetulan ini dalam momentum bulan suci Romadhan, kita mengambil agenda berbagi takjil, dan memperingati hari kelahiran Pancasila.

“Penyelenggaranya ini Forum kebangsaan Jatim, audiensnya dari lintas OKP, Ansor, Ganki, PGI, Parindra, GMDS, macam-macam yang hadir sekitar 17 OKP, sekitar 75 orang,” ungkap Arnold.

Harapan ke depan, di Indonesia ini sepakat satu kelompok, bahwa Pancasila sebagai dasar Ideologi, ketika ada kelompok yang berani untuk mengganggu atau mengubah ideologi, kita sepakat untuk menyatakan itu adalah musuh bersama, itu yang mau kita tegaskan.

“Jadi, agar kelompok anak muda dan generasi yang akan datang tidak lupa apa yang menjadi fundamental negaranya,” tutup Arnold. (ari)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan