banner 728x90

Kakak Sudah Punya Sertifikat Tanah Waris, Adik Kandungnya Masih Ngeyel

Spread the love

SIDOARJO, INDEPNEWS.Com – Terkait sengketa tanah warisan di desa Kenongo, kecamatan Tulangan, kabupaten Sidoarjo seluas 301 meter persergi antara dua bersuadara, tanah tersebut sudah tersertifikat hak milik perseorangan.

Dua bersaudara yang bersengketa yakni Siti (kakak) dan Riyah (adik), mereka masing-masing mendapat tanah hak waris dengan luas lahan sama rata yang diberikan kedua orangtuanya sebelum meninggal dunia.

Tanah hak waris tersebut dibangunlah sebuah rumah, penempatan rumah mereka saling berdampingan, namun terdapat tanah kosong sepetak milik Siti sebagai pembatas.

Siti sudah memiliki sertifikat atas bagian warisan tanah tersebut, kemudian Siti memberitahu adiknya yang sedang renovasi rumah untuk mengurus sertifikat.

“Jika ada musibah seperti Lumpur Lapindo datang sampai ke desa ini bisa mendapat ganti rugi atas tanah milik kita,” ujarnya. Minggu, (28/4/2019).

Namun disaat dilakukan pengukuran warisan tanah bagian si adik oleh petugas desa Kenongo, Riyah tidak terima dengan hasil pengukuran atas bagiannya.

“Bagianku kurang, aku tidak peduli Siti sudah punya sertifikat atau tidak, yang penting bagianku harus banyak,” ujar seorang adik.

Konflik sengketa warisan tanah yang terjadi antara dua saudara tersebut adalah Siti dan Riyah dengan istilah Siti sebagai Gajah yang dikalahkan oleh seekor Semut (Riyah), mungkin dalam hati Siti beranggapan daripada bertengkar dengan saudara apalagi, adik kandung lebih baik mengalah.

Dan pada akhirnya, Siti mengurus ulang sertifikat sesuai keinginan adiknya yang semula seluas 150.5 meter2 menjadi 133.7 meter2, sedangkan Riyah mendapat bagian 167.3 meter2.

Bahkan tanpa seizin kakaknya, tanah kosong sepetak milik Siti tadi dijadikan tempat penyimpanan barang-barang atau gudang oleh Riyah.

Sumber : Juliyah Ayu Bintari – Mahasiswa Jurusan Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

(ari)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan