banner 728x90

Bupati Sumenep Optimis ‘Visit Year 2019’ Dapat Meningkatkan Ekonomi Masyarakat Sumenep

Spread the love
Bupati dan Wabub Sumenep saat foto bersama setelah gelar launching Event Visit Sumenep 2019 (Foto : Red)

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Beberapa saat yang lalu setelah digelarnya launching Visit Year 2019 di pantai Slopeng, Kecamatan Dasuk – Sumenep. Minat masyarakat semakin meningkat untuk menyaksikan event-event visit years 2019. Makanya Bupati Sumenep sangat berharap pagelaran visit Sumenep 2019 ini dapat lebih maksimal dari tahun 2018 yang lalu.

Pada grand opening event visit Sumenep 2019 beberapa saat yang lalu, KH. A. Busyro Karim, MSi selaku Bupati Sumenep dalam sambutannya menyampaikan bahwa program visit Sumenep sudah diawali sejak tahun 2018. Hal tersebut merupakan upaya membangun dan mengembangkan potensi wisata di kabupaten Sumenep.  

“Program Visit Year 2019 ini adalah upaya pemkab Sumenep mengembangkan wisata, agar dapat memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat Suemnep,” jelasnya.

Baik di tingkat daerah dan bahkan nasional di sektor pariwisata saat ini telah menjadi primadona. Hal tersebut karena di sektor pariwisata sampai saat ini terus meningkat setiap tahunnya.

“Catatan kementerian pariwisata, bahwa kontribusi di sektor pariwisata pada PDRB Nasional pada tahun 2017 mencapai 5 persen atau di bawah sektor migas, dengan penyerapan tenaga kerja mencapai hingga 12 juta orang,” ungkapnya.

Menurut Bupati, lanjutnya Kabupaten Sumenep dikaruniai potensi sumber daya alam, tradisi, sejarah, dan budaya yang begitu luar biasa. Oleh karena itu harus dimanfaatkan untuk mendorong peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, salah satunya melalui program Visit Sumenep 2019.

“Tahun 2019 ini, ada 40 event wisata di kabupaten Sumenep, 4 diantaranya bersekala Internasional. Semoga, visit Sumenep 2019 ini akan lebih baik, baik dari sisi pelaksanaan, kunjungan wisatawan, inovasi event maupun pendukung lainnya,” harapnya.

Terdapat beberapa hal yang dapat mendorong suksesnya program pariwisata di suatu daerah, termasuk di Kabupaten Sumenep, menurut Bupati. Hal ini pun menjadi bahan evaluasi pelaksanaan visit Sumenep 2018 yang lalu. Khususnya promosi dan pemasaran yang lebih maksimal, bukan hanya di tingkat regional akan tetapi nasional. Meskipun eventnya kecil, tetapi kalau promosi maksimal, pasti akan mendatangkan wisatawan yang lebik banyak lagi.

“Kelemahan utama pengembangan pariwisata di Kabupaten Sumenep, karena banyak event wisata Sumenep tidak diketahui masyarakat luas di Indonesia,” ungkapnya.

Menurut Bupati di akhir sambutannya, bukan kuantitas eventnya yang dimaksimalkan, akan tetapi kualitas event wisatanya ditingkatkan.

“Saya berharap untuk event wisata di Sumenep 2019 jangan lagi mementingkan kuantitasnya, akan tetapi yang diutamakan event-event wisata yang berkelas dan bisa menyedot perhatian wisatawan sesuai dengan karakter dan potensi kabupaten Sumenep,” tutupnya.

(Ainul-Red)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan