banner 728x90

40 Event Wisata Bertajuk Visit Year 2019 untuk Meningkatkan Perekonomian Sumenep

Spread the love

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat di sektor pariwisata, maka pemerintah kabupaten Sumenep akan menggelar berbagai event wisata bertajuk Visit Years 2019. Berbagai event tersebut akan dilakukan dalam rangka peningkatan potensi wisata di Kabupaten Sumenep.

Disamping untuk meningkatkan potensi wisata dan meningkatkan perekonomian masyarakat Sumenep tentunya juga untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2019 kabupaten Sumenep di sektor wisata.

Demikian agenda event wisata yang akan digelar sesuai dengan agenda visit years 2019 terdapat sekitar 40 event wisata, yaitu (1) Festival Pemuda Indonesia Berkreasi dan Grand Opening Visit Sumenep pada 10 Maret 2019, (2) Gelar Upacara Adat Penyerahan Zakat Fitrah pada 27 Mei 2019, (3) Pesta Rakyat dan Festival Ketupat pada 8 Juni 2019, (4) Balap Burung Merpati (Halal Bi Halal Paguyuban Merpati pada 14-16 Juni 2019, (5) Internasional Love Bird Festival pada 21-23 Juni 2019.

Memasuki bulan Juli 2019 yaitu (6) Abhental Omba’ Asapo’ Angin pada 6-7 Juli 2019, (7) Festival Kuliner Nusantara pada 12-13 Juli 2019, (8) Batik on The Sea pada 14 Juli 2019, (9) Gathering Pelaku Wisata se-Indonesia pada 16-17 Juli 2019, (10) Lomba Ayam Bekisar Nasional pada 28 Juli 2019.

Pada bulan Agustus 2019 yaitu (11) Kerapan Sapi Tradisional Tanggapan pada 4 Agustus 2019, (12) Pameran Keris Dunia pada 8-11 Agustus 2019, (13) Festival Garam pada 9-11 Agustus 2019,

Pada bulan September 2019 yaitu (14) Pasir Egrang pada 8 September 2019, (15) Kejuaraan Catur Internasional pada 8 September 2019, (16) Kirab Jamasan Pusaka Keraton Sumenep pada 14-15 September 2019, (17) Festival Topeng Dalang dan Dalang Cilik pada 21-22 September 2019. (18) Festival Seni dan Budaya pada 21-22 September 2019.

Pada bulan Oktober 2019 yaitu (19) Festival Santri se-Indonesia pada 18-20 Oktober 2019, (20) Kontes Sape Sonok pada 19 Oktober 2019. (21) Kerapan Sapi Kabupaten Sumenep pada 20 Oktober 2019, (22) Sumenep Expo dan Pameran Pembangunan pada 21-25 Oktober 2019, (23) Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kacong Cebbing Sumenep pada 23 Oktober 2019, (24) Istighosah Muharram 1440 Hijriyah, Haul Raja-raja dan Tasyakuran Hari Santri pada 24 Oktober 2019, (25) Festival Musik Tong-tong pada 26 Oktober 2019, (26) Semarak 750 Tahun Sumenep pada 27 Oktober 2019, (26) Peringatan 750 Tahun Sumenep pada 31 Oktober 2019.

Pada bulan Nopember 2019 yaitu (27) Poteran Triatlon pada 3 November 2019. (28) Sumenep Internasional Cycling Tourism pada 10 November 2019, (29) Sumenep Spektakuler pada 11 Nopember 2019, Sumenep Vaganza pada 11-16 November 2019, (30) 10 K dan 5 K dan Family Run pada 17 November 2019, (34) Gunung Pasir Trail Mania pada 24 November 2019, (35) Rokat Tasek Akbar pada 24 November 2019, (36) Turnamen Pencak Silat Nasional pada 24 November 2019.

Dan terakhir memasuki bulan Desember 2019 yaitu (36) Festival Musik dan Lagu-Lagu Daerah se-Indonesia pada 6-8 Desember 2019, (37) Festival Batik Indonesia pada 6-8 Desember 2019, (38) Pameran Lukisan Pesona Indonesia pada 6-8 Desember 2019, (39) Lari dan Festival Hijaber pada 29 Desember 2019 dan (40) Gema Sholawat Sejuta Ummat pada 31 Desember 2019).

Karena banyaknya event yang akan digelar maka akan membutuhkan biaya besar. Menurut Bupati Abuya Busyro Karim mengatakan, sehingga tidak mungkin semua even akan dibebankan pada APBD kabupaten Sumenep. Oleh sebab itu, Pemerintah kabupaten Sumenep akan mempermudah investasi wisata di Kabupaten Sumenep.

“Pengembangan destinasi wisata berupa akses dan sarana pendukung wisata membutuhkan biaya yang sangat besar, sehingga tidak mungkin bisa dibebankan pada APBD Sumenep saja. Karena itu, kami mempermudah investasi di bidang pariwisata dalam memenuhi kenyamanan wisata,” tutupnya.

(Ainul-red)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan