banner 728x90

IWO Sumenep Minta Polres Pamekasan Mengusut Tuntas Kasus Kekerasan Kepada Wartawan

Spread the love

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Seorang kuli tinta kembali dikabarkan dianiaya oleh oknum Pokmas di kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur saat sedang melakukan tugasnya sebagai seorang jurnalis.

Sebagaimana dilansir dari beberapa media bahwa kejadian penganiayaan tersebut bermula saat Faisol (22), wartawan MEMOonline.co.id yang bertugas di Pamekasan dicekik lehernya oleh oknum Pokmas.

Saat itu Faisol menjalankan tugas menginvestigasi lima paket bantuan hibah ke Balai Desa Plakpak, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan.

Sebab sesuai informasi yang diterima, dari lima paket bantuan hibah yang ditempatkan di Desa Plakpak-Pamekasan tersebut, diduga bermasalah.

Karena, dari lima Paket bantuan hibah yang diterima lima Pokmas, yakni pokmas Kencana, Mutiara, Ispalmisjah, Sehati dan An-Nur, dan ditempatkan di Desa Plakpak, dikabarkan hanya dua yang dikerjakan. Sementara tiga pokmas lainnya, tidak diketahui keberadaannya.

Ditambahkan Faisol, kronologis detail peristiwa pencekikan itu bermula saat dirinya meminta kepada Sekretaris Desa (Sekdes), beberapa perangkat desa dan operator desa Plakpak untuk memfasilitasi dirinya bertemu dengan kedua pokmas yang ada.

Namun, setelah salah seorang ketua pokmas yang datang itu marah-marah dan langsung melakukan tindak kekerasan kepadanya.

“Salah seorang ketua pokmas dari salah satu pokmas tersebut datang marah-marah dan langsung mencekik leher saya. Tak hanya itu, bahkan si Jubri sempat mau memukul saya dengan asbak kayu besar yang dipegangnya itu,” tuturnya.

Melihat kejadian menyedihkan tersebut, Ikatan Wartawan Online Kabupaten Sumenep menyayangkan kekerasan terhadap kuli tinta kembali terjadi.

“Kami sangat menyayangkan kekerasan terhadap kuli tinta ini kembali terjadi, seharusnya halayak umum terutama pemerintah setempat tau bahwa para kuli tinta saat bertugas dilindungi oleh undang-undang,” tutur Trisno Surya ketua DPD IWO Sumenep, Selasa (08/01/2019).

Pihaknya menyampaikan bahwa Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Wartawan Online (DPD IWO) Kabupaten Sumenep mengecam keras terhadap pelaku kekerasan kepada wartawan yang terjadi di Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur.

“Dan kami minta, pihak Polres Pamekasan mengusut tuntas kasus ini, karena jika tidak saya yakin seluruh wartawan akan terpanggil untuk membela sesama wartawan, apalagi kasus ini adalah kasus kekerasan,” pungkasnya mengakhiri.

 

(IWO-Red)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan