banner 728x90

Rapat Paripurna Jawaban Bupati yang Diwakili Wabub Sumenep Berjalan dengan Hikmat

Spread the love

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Rapat Paripurna ke-3 adalah jawaban Bupati Sumenep atas pandangan umum fraksi-fraksi. Dari 50 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep, hanya 31 anggota DPRD yang hadir.

Rapat Paripurna berlangsung di gedung Graha Paripurna DPRD Sumenep yang  dihadiri 31 anggota dewan dari seluruhnya yang berjumlah 50 anggota DPRD Sumenep pada Jumat (07/09).

Agenda rapat paripurna kali ini adalah jawaban Bupati Sumenep yang diwakili oleh wakil bupati, Ahmad Fauzi berjalan dengan hikmat dan tidak ada sanggahan maupun protes dari para anggota dewan.

Meski 19 anggota DPRD Sumenep tidak menghadiri sidang, namun sidang paripurna tetap berjalan lancar. Karena dari 31 anggota dewan yang hadir sudah memenuhi kuorum.

Sementara Ketua DPRD Sumenep, Herman Dali Kusuma. Menanggapi dengan tidak hadirnya 19 anggota dewan dalam sidang paripurna adalah persoalan hati nurani sebagai wakil rakyat.

“Saya sudah beberapa kali menyampaikan, jika pengabdian dan mengabdikan diri pada rakyat dan Bangsa itu membutuhkan hati nurani,” pungkas ketua DPRD Sumenep tersebut.

Ketua DPRD Sumenep mengamini agar para anggota dewan yang sering bolos dan malas dipublikasikan di media, agar semua masyarakat Sumenep tahu kalau wakil rakyatnya malas.

Di lain hal, saat wakil bupati Sumenep membacakan jawaban Bupati Sumenep atas pandangan umum fraksi – fraksi. Wakil Bupati Sumenep menyampaikan beberapa hal penting.

“Di tahun anggaran 2018 Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep dalam aspek perencanaan dan pertanggungjawaban menggunakan aplikasi Simral. Sistem tersebut dibangun dengan kerja sama dengan pemerintah Banyuangi. Sehingga diharapkan kinerja pengelolaan keuangan pemerintah kabupaten Sumenep, semakin baik, transparan, dan akuntabel,” jelas Walil Bupati, Ahmad Fauzi dalam pembacaan Jawaban Bupati.

Wakil Bupati Sumenep juga menyampaikan jika sistem tersebut dicanangkan bertujuan untuk mempertahankan opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Sumenep dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

 

(Ainul/Adv)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan