banner 728x90

Desa Aliyan Rayakan Pesta Musim Panen dan Tanam Dengan Kebo Keboan

Spread the love

 BANYUWANGI, INDEPNEWS.Com – Warga desa Aliyan kecamatan Rogojampi Banyuwangi, Jawa Timur punya tradisi unik. Sebagai ucapan rasa syukuran atas hasil panen yang melimpah dan menolak balak, ratusan warga masyarakat berkumpul dan mengadakan ritual selamatan di empat penjuru desa, Minggu (16/9).

Hal ini menandakan acara ritual kebo – keboan desa aliyan guna menolak balak dalam musim bertanam padi nantinya warga masyarakat desa Aliyan akan senantiasa mendapatkan hasil yang berlimpah sehingga warga masyarakat desa Aliyan senantiasa dalam kesejahteraan, ungkap salah satu tokoh masyarakat Aliyan yang enggan disebutkan namanya kepada team media di sela menikmati tradisi kebo keboan di desa Aliyan.

Kegiatan tradisi ritual yang menandakan akan dimulainya musim tanam padi di desa Aliyan kecamatan Rogojampi – Banyuwangi kali ini dihadiri bupati Banyuwangi, Abdulah Azwar Anas dan turut hadir pula wakil bupati Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko berkumpul bersama warga desa Aliyan dan sekitarnya bahkan banyak pula warga masyarakat dari daerah lain.

Tradisi kebo – keboan merupakan tradisi nenek moyang warga masyarakat desa Aliyan yang hingga kini masi dilestarikan bahkan menjadi icon budaya warga masyarakat Oseng Banyuwangi dalam memikat wisatawan asing untuk datang dan menikmati kultur budaya Banyuwangi yang eksotis dan tidak dimiliki daerah lain.

Puluhan petani dan warga masyarakat setempat yang kesurupan yang sudah didandani seperti kerbau serta lengkap dengan sesaji hasil panen raya. Rombongan dari empat penjuru tersebut berkeliling desa di sepanjang jalan. Para petani dan kerbau jejadian menampilkan proses layak bertani bercocok tanam mulai membajak hingga menabur benih padi. Tak ketinggalan pula seorang perempuan pemeran Dewi Sri yang berkeliling kampung sambil menebarkan benih sebagai simbol kemakmuran petani.

Tradisi ritual yang rutin digelar pada bulan Suro menurut kalender Jawa ini, termasuk dalam kalender Banyuwangi Festival 2018. Kegiatan ini juga menjadi daya tarik wisatawan karena di akhir acara, seluruh warga dan pengunjung menuju ke sawah untuk porses membajak dan menanam benih sebagai pertanda dimulainya musim tanam.

(Iriek) 

banner 468x60
author

Author: