banner 728x90

Polres Sumenep Belum Tetapkan Satupun Tersangka Terkait Penangkapan BBM di Gersik Putih

Spread the love

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Tanpa terasa kasus pen­angkapan BBM jenis solar ilegal di Pelabuhan Gersik Putih, Kecamatan Kalianget Sumenep pada 13 dan 18 Juni 2018 silam sudah memasuki bulan ke 2.

Polres Sumenep menyita sedikitnya 40 drum solar berikut kendaraan yang digunakan untuk mengangkut bahan bakar minyak tersebut, tepatnya di Pelabuhan Tuks Gersik Putih. Tak tanggung-tanggung, Polisi juga mengamankan empat orang dalam kasus tersebut. Penangka­pan dilakukan, karena pihak yang membawa BBM tidak bisa menunjukkan dokumen kepemilikan.

Namun anehnya, polres hanya menjadikan keempat orang yang ditangkap itu sebagai saksi, karena dalam pemeriksaan yang bersang­kutan mengaku hanya bekerja kepada seorang pengusaha berinisial MR. Dan lebih aneh lagi, si MR bebas berke­liaran hingga terkesan kebal hukum.

“Aneh juga kalau keem­pat orang yang sudah ditang­kap polisi itu kemudian tidak ditersangkakan. Lebih aneh lagi ketika pemilik BBM nya belum juga ditetapkan sebagai ter­sangka,” ungkap Imam Ari­fin, Ketua Forum Analisis dan Advokasi Anggaran (FA3) Sumenep pada Kamis (02/03).

Lambannya penuntasan kasus BBM yang terciduk di Pelabuhan Gersik Putih, Kec Kalianget tersebut membuat banyak pihak was – was per­istiwa tersebut akan terulang kembali di kemudian hari.

“Apalagi ada anggota LSM sampai didatangi pen­gusaha BBM yang diduga berkaitan dengan kasus ini. Kami percaya Pak Kapolres bisa menuntaskan kasus itu, hingga tak ada kesan kebal hukum,” pungkasnya.

Sementara Kapolres Sumenep AKBP Fadillah Zulkarnaen saat dihubungi wartawan di ruang kerjanya, pihaknya enggan memberikan penjelasan panjang lebar. Di­rinya malah mengaku masih Tim Migas untuk memastikan status barang bermasalah atau tidak.

“Kasus ini bukan ka­sus konvensional, kasus ini termasuk pada pidana khusus dan diperlukan pen­anganan khusus,” ujar Ka­polres Fadillah kepada awak media, Selasa (31/07) lalu. Kapolres Fadillah juga menunggu laporan dari Kasa­treskrim, untuk memastikan permasalahan yang sebe­narnya.

Sebelumnya, Kasa­treskrim Polres Sumenep AKP Tego S. Marwoto menegaskan bahwa BBM Jenis Solar Bersubsidi di Pelabuhan Tikus Gersik Putih tersebut Diduga kuat me­mang Ilegal.

Marwoto bilang, BBM jenis solar bersubsidi yang ditangkap polisi itu milik MR, yang saat ini tinggal di Jl Trunojoyo Regenci B/14, Desa Marengan Daya, Keca­matan Kalianget Sumenep, Madura, Jawa Timur.

 

(Ainul/Ts)

banner 468x60
author

Author: