banner 728x90

LP KPK Mempertanyakan Laporan Masyarakat Tentang Pungli e-KTP

Spread the love

MEMPAWAH, INDEPNEWS.Com – Tim LP KPK Kalimantan Barat menemui kanit tipikor IPDA Ahmad Gojali di Polres Kabupaten Mempawah pada hari Selasa tanggal 31/07/2018 sekitar pukul 11:40 WIB.

Di ruangannya, Safriudin Komda LP KPK beserta beberapa anggotanya mempertanyakan tentang kasus pungutan liar (pungli)  e-KTP yang telah dilaporkan ke Kabag Reskrim Polda KalBar pada tanggal 26 Pebruari 2018 yang lalu dengan nomor :01/020/KD/LP KPK/KB/ll/2018.

Dengan kejadian tersebut yang dilakukan oleh para oknum setaf Desa Wajok Hulu kecamatan Siantan kabupaten Mempawah yang yaitu saudari Aulia sebagai staf desa yang telah menerima imbalan dari warga tersebut sebesar Rp 75.000 (tujuh puluh lima ribu rupiah) per KTP dibantu juga oleh Yusuf selaku staf Desa dan warga Desa menyerahkan uang tersebut kepada oknum staf Desa di dalam ruangan kantor Desa Wajok Hulu.

Safriudin meminta kepada Kanit Tipikor IPDA Ahmad Gojali bahwa kasus tersebut segera diproses secepat mungkin agar oknum tersebut diberikan efek jera, agar staf yang lainnya tidak mengikuti perbuatan pungli tersebut.

IPDA Ahmad Gojali menjelaskan kepada Tim LP KPK yang ada di ruangannya, bahwa kasus pungli tersebut baru dalam penyelidikan namun setelah gelar perkara dilakukan baru diambil langkah penyidikah setelah ada rekomindasi dari ispektorat kabupaten Mempawah. InsyaAllah akan dilakukan bulan depan, ungkapnya.

 

(Nurdin/Red)

banner 468x60
author

Author: