banner 728x90

Kekecewaan Ahli Waris Mencabut Laporannya di Polres Mempawah dan Melanjutkan Laporan ke Polda

Spread the love

PONTIANK, INDEPNEWS.Com – Hamdani Hasan sebagi perdwakilan ahli waris mengungkapkan kekecewaan mereka kepada pihak penegak hukum Polres Kabupaten Mempawah, sebab laporan ahli waris yang dirusak lahan mereka oleh oknum kontraktor pelaksana yang melaksanakan pembangunan rehabilitasi sosial ekonomi pasca bencana yang dikelola Dinas Badan Penangulanggan Bencana (BNPB) Kabupaten Mempawah Provinsi Kalimantan Barat ke pihak Polres Mempawah beberapa hari yang lalu tidak digubris dan mereka mencabut laporan ke Pihak Polres Mempawah.

Hamdani Hasan, menerangkan kepada awak media pada hari Rabu 8 Agustus 2018 pukul 11:00 di Jalan Petran Kota Pontianak. Mereka sebagai ahli waris seolah-olah tidak dianggap waktu memeberikan laporan seraya keterangan kepada pihak Polres Mempawah. Nah dengan demikian ungkap Hamdani Hasan 40 thn yang mewakili ahliwaris, mereka merasa geram makanya mencabut laporan kepihak polres mempawah, dan akan melanjutkan laporan mereka ke pihak Polda Kalbar.

Hamdani Hasan menambahkan beberapa areal lahan mereka yang dirusak oleh oknum pelaksana kegiatan tersebut, pelaksana kegiatan ada beberapa CV, diantara nya; CV. Hardi Mulia Pratama, CV. Zaren Sejahtera, dan PT. Prisma Winda sebagai pemenang lelang tender proyek tersebut. Ahli waris sendiri sebagi pemilik lahan yang dirusak, merasa dirugikan, makanya mereka melaporkan hal tersebut kepada dinas terkait, tetapi tidak ditanggapi (TIDAK DIGUBRIS). Ahkirnya Mereka melpor ke Polres Mempawah juga sama tidak ada respon, malah juga seperti di pojokkan,” ungkap Hamdani.

Maka dari itu, mereka akan melengkapi data untuk meneruskan laporan ke Polda Kalimantan Barat, tujuannya meminta keadilan sesuai hukum dan UU yang berlaku, Karena wajib kami juga warga negara yang harus dilindunggi hokum,” pungkas Hamdani mengakhiri.

(Jon/Tim)

banner 468x60
author

Author: