banner 728x90

Gagasan Cerdas Tim Satgas TMMD 102 Kep. Selayar Disambut Apresiasi dan Bangga Pangdam XIV/Hsn

Spread the love

SELAYAR, INDEPNEWS.Com – Kegiatan TMMD 102 Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan dinilai Pangdam XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI H. Surawahadi, S.I.P., M.Si sebagai sebuah gagasan luar biasa dari jajaran anggota TNI-AD, Kodim 1415/Selayar, Sulawesi-Selatan.

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan penyebutan baru untuk kegiatan operasi bhakt TNI yang pada era tahun 1980-an disebut dengan istilah ABRI Masuk Desa (AMD, Red).

Pernyataan ini dilontarkan Pangdam XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI H. Surawahadi, S.I.P., M.Si dalam petikan testimoni yang disampaikannya di hadapan wartawan dan tim media centre TMMD 102 Kepulauan Selayar, di sela-sela upacara penutupan kegiatan TMMD di wilayah Kodim 1415/Selayar.

Jenderal bintang dua yang sebelumnya pernah menduduki jabatan Ir Kodiklat TNI ini menjelaskan, TMMD merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen Lembaga Pemerintah Non Departemen, serta unsur Pemerintah Daerah dan komponen bangsa lainnya yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat dalam upaya untuk memacu dan meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di pelosok pedalaman terpencil yang masih tergolong tertinggal, terisolasi dan atau kawasan pemukiman kumuh.

Dalam pelaksanaannya, program TMMD merujuk pada usulan kebutuhan mendasar masyarakat yang diaspirasikan dan diusul dari bawah ke atas atau yang lebih lazim diistilahkan dengan sebutan bottom-up.

Secara umum, operasi membangun desa, diakui oleh perwira tinggi Angkatan Darat, lepasan Akmil  tahun 1985 itu, sebagai inti sari dari keseluruhan kegiatan TMMD dengan mendasari gagasan dan usulan kebutuhan dan keperluan mendasar masyarakat.

Hal ini merupakan salah satu bentuk mekanisme pengenalan obyek dan identifikasi bagian-bagian spesifik sebuah wilayah yang kemudian ditetapkan secara resmi sebagai lokasi pelaksanaan operasi bhakti TNI.

Lebih lanjut, ia menegaskan, sasaran pelaksanaan TMMD 102 tahun 2018 di wilayah Kodim 1415/Selayar, sudah tepat dan sangat relevan dengan harapan kebutuhan masyarakat, terutama dalam upaya untuk mengentaskan angka kemiskinan dan memacu peningkatan taraf perekonomian rakyat.

Dalam kaitan itu pula, Pangdam XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI H. Surawahadi, S.I.P., M.Si, menyampaikan rasa salut disertai apresiasi dan penghargaan tak terhingga kepada segenap komponen terkait yang telah ikut terlibat dalam menyukseskan program TMMD 102, tahun 2018 di wilayah Kodim 1415/Selayar.

Selaku Panglima Kodam XIV Hasanuddin, pihaknya mengaku sangat menghargai upaya dan kerja keras Dandim 1415/Selayar, Letkol Armed Yuwono, S.Sos., MM, bersama segenap jajaran anggota, terutama Babinsa, dan Danramil 1415/01 Bontosikuyu yang dengan cerdas telah mengusulkan terbukanya akses jalan penghubung antar desa, ruas kampung Dodaiyah, Desa Harapan, dan Laiyolo Baru sepanjang dua ribu delapan ratus meter.

Usulan perintisan akes jalan penghubung antar desa dinilai sebuah hal yang sudah sangat tepat dan sesuai dengan sasaran kegiatan TMMD, terutama dalam upaya untuk membuka dan memutus keterisoliran sebuah wilayah.

Sasaran  pelaksanaan kegiatan pembangunan sarana-prasarana dan infrastruktur akses jalan penghubung antar desa di wilayah administratif Pemerintahan Kecamatan Bontosikuyu,   diyakininya akan sangat dirasakan oleh warga masyarakat pemanfaat.

Pangdam XIV Hasanuddin, Mayor Jenderal TNI H. Surawahadi, S.I.P., M.Si, berharap agar Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dapat segera mendesign dan memprogramkan rencana pekerjaan lanjutan kegiatan perintisan akses jalan tembus, Desa Harapan dan Laiyolo Baru.

Terakhir ia juga menitipkan harapan agar akses jalan penghubung antar desa yang pondasi dasarnya telah diletakkan oleh tim Satgas TMMD 102 Kepulauan Selayar, diharapkan dapat segera dipermulus melalui kegiatan pembangunan jalan berkonstruksi aspal hotmix, tandasnya kepada wartawan hari, Rabu, (08/08).

 

(Fadly Syarif)

banner 468x60
author

Author: