banner 728x90

Anggota Dewan Kunker, Ruang Komisi II DPRD Sumenep Disegel Mahasiswa

Spread the love

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Sejumlah mahasiswa di kabupaten Sumenep men­datangi kantor DPRD Ka­bupaten Sumenep Madura Jawa Timur dalam rangka menagih janji anggota Komi­si II DPRD Sumenep atas maraknya pungli di Pasar Tradisional pada Rabu (01/08).

Mereka menuding DPRD dalam hal ini Komisi II tidak serius dalam menjalankan fungsi legislasi. Sebab, anggota dewan berjanji akan memper­temukan mahasiswa dengan Dinas Perindustrian dan Per­dagangan (Disperindag) dan UPT namun hingga saat ini belum ada kejelasan.

Pantauan di lokasi, maha­siswa menyegel ruangan Komisi II dengan menempeli kertas bertuliskan kecaman. Di antaran­ya ‘Komisi II DPRD Sumenep disegel’, ‘DPRD tidak berdaya hadapi pungli’, ‘pungli pasar tradisional, DPRD diam’, dan ‘DPRD abaikan pungli pasar’.

“Tujuan kami ke sini untuk memenuhi undangan Komisi II, karena beberapa waktu lalu mereka berjanji akan memper­temukan kita dengan Disper­indag dan UPT Pasar. Tetapi nya­tanya mereka (anggota Komisi II) tidak ada,” ujar Koordinator Mahasiswa.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa tersebut telah melakukan audiensi dengan Komisi II pada 23 Juli 2018 yang lalu. Mereka membahas soal maraknya pungutan liar di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Sumenep.

Karena tak menemukan titik temu, maka Komisi II berjanji akan mempertemu­kan mahasiswa dengan pihak terkait agar pembahasan bisa menemukan kejelasan.

“Tapi, setelah kami datang ke sini (kantor dewan) mereka tidak ada dengan alasan lagi kunjungan kerja ke luar kota. Makanya kami ambil sikap dengan menyegel ruangan Komisi II ini,” imbuhnya.

Informasi dari staf Komisi II, anggota dewan sedang menjalankan tugas ke luar daerah, yakni kunjungan kerja (Kunker) ke Bali.

 

(Ainul/Trs)

banner 468x60
author

Author: