banner 728x90

Pengerukan Jalan Akses Menuju Masjid Ditentang Warga Cibuntu

Spread the love

BEKASI, INDEPNEWS.Com – Warga RT 002 RW 010 desa Cibuntu menolak keras adanya pengerukan akses jalan yang sedang dilakukan oleh pengembang perumahan Grand Wisata. Pasalnya warga yang masih tinggal di daearah tersebut belum mendapat kesepakatan harga yang ditentukan bahkan wargapun merasa terusik dengan adanya kegiatan yang dilakukan sepihak oleh pengembang.

Menurut penuturan dari salah satu pihak perwakilan warga Cibuntu, Pak Marja (guru marja) menurutnya saat ini belum ada kesepakatan dari kedua belah pihak namun sangat disayangkan pihak pengembang tidak memperdulikan nasib warga yang masih tinggal di area penggusuran tersebut. Bahkan naasnya menurut beliau selaku wakil dari masyarakat Cibuntu pihaknya sudah pernah membawa kasusnya ini ke tingkat dewan, namun belum juga ada perkembangan yang jelas maka dari itu menurut warga yang tinggal kurang lebih 100 kepala keluarga yang masih bertahan melakukan perlawanan untuk meminta haknya dan keadilannya kepada pemerintah agar mereka diberikan penggantian yang sesuai.

Diantara mereka juga termasuk ibu – ibu dan anak  -anak yang tinggal langsung menggruduk melalukan orasi untuk menolak dan menghetikan pengerukan akses jalan ke Masjid Jami’ Al Huda desa Cibuntu RT02 RW010.
Mereka menuntut untuk dipindahkan dengan penggantian yang sesuai namun mereka sampai saat ini belum ada keterangan yang jelas. Dan mereka nunggu dari pihak Grand Wisata/pengembang datang langsung tanpa perantara untuk memberi ke adilan / kejelasan sesuai yang mereka inginkan.

 

(Moch Hatta/Suratno)

banner 468x60
author

Author: