banner 728x90

Hari Terakhir Wokshop Teknis Keselamatan Pasien Dinas Kesehatan Kab. Pulau Morotai

Spread the love

MOROTAI. INDEPNEWS.Com – Wokshop teknis keselamatan pasien dinas kesehatan kabupaten Pulau Morotai yang dilaksanakan Minggu 29/7/2018 di aula hotel Perdanan Darame yang diikuti oleh 3 puskesmas lokus (sasaran persiapan.red) yaitu puskesmas Wayabula, puskesmas Daruba dan puskesmas Sangowo dengan narasumber dari provinsi.

Kegiatan ini dilakukan untuk memfokuskan persiapan survei atau penilaian oleh surveior pusat nanti pada bulan November 2018 yaitu puskesmas Daruba kec morotai selatan dan puskesmas perawatan Sangowo kec. Morotai Timur serta satu puskesmas di bulan desember 2018 nanti yaitu puskesmas perawatan wayabula,olehnya itu dalam kegiatan wokshop ini di harapkan peserta dari ke-3 puskesmas dapat memahami,materi yang ada sehingga dalam penyusunan dokumen nanti sampai pada implementasi pelaksanaannya tugas pokok dan fungsi dapat terlaksana dengan baik, sehingga ke-3 puskesmas yang di tunjuk mendapat predikat akreditasi oleh kementian kesehatan pusat nanti.

puskesmas perawatan sangowo, sudah melakukan pengalangan komitmen puskesmas dan lintas sektor dan juga terkait persiapan di puskesmas kami sudah menyiapan dokumen yang dipersyaratkan sesuai standart,kriteria dan elemen penilaian. dari segi kesiapan  sarana dan prasarana serta data-data pendukung sebagiannya sudah di siapkan dengan progres di atas 40 persen olehnya itu kami berharap bisa lulus akreditasi dengan kategori tertinggi yaitu paripurna, serta harapan kami dalam persiaapn ini bisa medapat perhatian lebih dari pemerintah daerah,terang M. Zulfikar peserta dalam wokshop.

Kabid kesmas dinas kesehatan kab Pulau Morotai Bapak Jamaludin. SKM saat dikonfirmasi langsung media ini, bahwa kebijakan akreditasi FKTP merupakan bagian dari daerah menjalankan kebijakan pemerintah pusat yang mensyaratkan semua fasyankes di seluruh indonesia harus di akreditasi termasuk juga puskesmas yang berada di kab. Pulau morotai namun memang untuk di kab. Pulau morotai kami mendorong 3 untuk melakukan penilainan pada tahun 2018.

kami sebagai tim pendamping akreditasi FKTP sangat optimis terkait persiapan puskesmas dari tahapan awal sampai tahapan akhir ini bisa  mendapat penilaian dan hasil yang cukup baik, semoga bisa lulus akreditasi dan mendapat predikat kategori madya, tutup kabid kesmas.

Dari ke-3 puskesmas ini materi yang baru dan di lakukan dari pusat dan kami dari tim provinso mengaharapkan pemda bisa menglokasikan anggaran untuk melakukan workshop pemahaman tentang program akreditasi karena program ini sangat kompreks diantaranya pemahaman management puskesmas,pemahaman standart dan akreditasi puskesmas yang instrumennya berjumlah 776 elemen penilaian sehingga butuh pemahaman kepada petugas pukesmas agar bisa memenuhi standart yang dipersyaratkan.

kami sudah mengelilingi 10 kabupaten/kota. dan di kabupaten pulau morotai dari segi fisikpuskesma, saran dan prasarana sangat baik dan sesuai standart, terang dr. Rosita. Alkatiri. M.Kes tim pendamping akreditasi FKTP provinsi Maluku Utara

Kegiatan akreditasi puskesmas ini merupakan hal yang wajib dilakukan karena menjadi salah satu elemen dasar,dan itu sudah jadi aturan dari kementrian kesehatan RI melalui PMK 43 2014 tentang SPM,PMK 44 tentang management puskesmas,PMK 46 2014 tentang akreditasi puskesmas dan PMK 75  2014 tentang puskesmas.tutp sekertaris dinas kesehatan kabupaten pulau morotai dr. Vovindra. A. J. Humbas.

 

( Oje )

banner 468x60
author

Author: