banner 728x90

Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas Memengan Bareng Lare Lare ‘Festival Lare Memengan 2018’

Spread the love

BANYUWANGI, INDEPNEWS.Com – Kabupaten di ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi, sepertinya tak pernah kehabisan ide dalam mengonsep pariwisata. Banyuwangi Festival 2018 digelar Sabtu 21 Juli 2018 yang dimulai start dari depan Kantor pemerintah kabupaten Banyuwangi Jawa timur dengan melalui jalan jalan protokol hingga finish taman Blambangan. Kegiatan yang dihadiri langsung bupati banyuwangi beberapa jajaran kepala dinas pendidikan,kepala dinas PU bina marga, kepala dinas pertanian dan  lain turut meramaikan Acara serta menghadirkan banyak keceriaan lewat ragam festival anak. Salah satunya adalah Festival Memengan (Mainan) Tradisional, Sabtu 21/7.

Di festival kali ini dinas pendidikan kabupaten Banyuwangi menerjunkan ribuan siswa tingkat SD dan SMP memainkan aneka permainan jadul (zaman dahulu) yang sudah jarang mereka mainkan sehari-hari.

Jalan protokol yang berada di tengah Kota Banyuwangi berubah menjadi arena bermain yang asyik bagi ribuan anak daerah dan wisatawan yang datang. Mereka berparade sambil bermain aneka mainan lawas seperti bedil berikan yang terbuat dari batang pelepah pisang, egrang bambu, gasingan, gobag sodor, engklek, dakon, bintang aliyan, medi-median, balap karung, klompen panjang, tarik tambang hingga dagongan.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas dalam sambutannya mengatakan, atas nama pemerintah daerah, mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh jajaran panitia,serta kawan kawan yang telah menyiapkan kegiatan ini, Even ini diikuti 25 kontingen dari beberapa kota dan kegiatan ini termasuk dari serangkaian banyuwangi Festival, Pemerintah daerah kabupaten Banyuwangi ingin diakhir pekan ini sebagai panggung apresiasi untuk anak anak.

Karena kita tau anak anak saat ini lebih dekat dengan gadget modern seperti HP,play station bahkan. Komputer dari pada permainan tradisional yang penuh filosofi dan nilai gotong royong yaitu permainan tradisional yang tumbuh dari akar budaya masyarakat daerah, khususnya dari daerah kita sendiri banyuwangi ungkap bupati Anas.

Bupati Anas menambahkan bahwa kegiatan ini akan dilanjutkan malam hari nanti dengan pertunjukan lalare orkestra.lalare orkestra adalah kelompok musik yang berisi lebih dari 100 anak dari berbagai sekolah mulai dari tingkat sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah pertama (SMP) yang ada di Banyuwangi. Bahkan Anas menambahkan orkestra ini menarik karena mengangkat marwah musik-musik Banyuwangi, dangdut, Jazz dan pop lewat genre alat musik etnik ini.

Kelompok musik yang pernah meraih penghargaan tingkat dunia dari Pasific Asia Travel Association (PATA) kategori heritage and culture pada tahun 2016 lalu ini, akan membawakan beragam lagu nusantara.

 

(Iriek)

banner 468x60
author

Author: