banner 728x90

Pantai Lombang Sajikan Ragam Jenis Topa’ dalam Festival Ketupat

Spread the love

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Pemkab Sumenep bersama OPD menggelar Pesta Rakyat Ketupatan dan Festival Ketupat. Tanpak suasana yang berbeda sehari pasca Lebaran Ketupat di Pantai Wisata Lombang, Kecamatan Batang-Batang, Sumenep, Sabtu (23/06/2018).

Sehingga sepanjang bibir Pantai Lombang dijejali stand ketupat dan aneka menu serta jenis ketupat. Kegiatan tersebut meliputi lomba menu ketupat dan cara membuat ketupat. Ungkap Mohammad Fadillah selaku Ketua Panitia Pesta Rakyat Ketupatan dan Festival Ketupat.

“Untuk kriteria lomba menu ketupat meliputi besaran potongan ketupat, cara pengolahan menu masakan, kreativitas penyajian. Sedangkan kriteria carabmembuat ketupat mulai dari jumlah ketupat, kreativitas dan keindahan,” jelasnya kepada media di Pantai Lombang.

Bupati Sumenep KH A. Busyro Karim bersama Wabup Fauzi, Pj Sekda R Idris dan Nurfitriyana Busyro apresiasi dan sempat menarik perhatian pengunjung lainnya. Di tempat peserta pembuat ketupat, Bupati Busyro dan Nurfitriana tampak kaget. Diantara tumpukan jerami sebagai bahan ketupat, terlihat aneka model ketupat. Seperti, Topa’ Lobar, Topa’ Sangoh (bentuk populer), Topa’ Kope’, Topa’ Toju’, Topa’ Bhabang, Topa’ Jharan, Topa’ Masjid dan Topa’ Peller.

Bupati dan rombongan hanya bertanya seputar waktu pembuatan dan berfoto bersama.

Bupati Busyro menyerahkan hadiah pada pemenang lomba setelah puas berkeliling mengunjungi semua stand. Lalu menikmati hidangan aneka topa’ yang disediakan panitia.

Ada kirab ketupat dan aneka tarian sebelum menggelar Festival Ketupat dimulai. Saat sambutan di atas panggung, Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim menjelaskan secara rinci ikhwal pesta kupatan yang di Madura dikenal dengan tellasan topa’.

Menurut bupati, sejak ratusan tahun lalu, makanan topa‘ diperkenalkan oleh Sunan Kalijaga dengan tujuan melestarikan budaya masyarakat Sumenep. Sehingga tellasan topa’ lestari turun temurun menjadi tradisi hingga saat ini.

“Pesta Rakyat Ketupatan dan Festival Ketupat diharap bisa menjadi  potensi wisata menyambut Visit Sumenep 2018,” jelas Bupati.

“Semangat tellasan topa’ adalah semangat menyatukan energi seluruh lapisan masyarakat dalam mengejar dan meningkatkan kemajuan Sumenep,” tegas Bupati mengakhiri.

 

(Ainul/Rydo)

banner 468x60
author

Author: