banner 728x90

Sumenep Kaya Wisata & Miliki Wisata Oksigen 21,5 % yang Menjadi Ikon Indonesia

Spread the love

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur (Jatim) merupakan sebuah wilayah yang memiliki kekayaan alam dan potensi wisata mulai dari wisata Alam, Wisata Bahari serta Wisata Religi. Kabupaten yang berada di ujung timur pulau garam Madura ini memiliki sebuah wisata Kesehatan yang memiliki kadar Oksigen 21,5 persen, bahkan wisata Kesehatan yang berada di Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep tersebut menjadi ikon Indonesia.

Berdasarkan hasil penelitian dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Kementerian Kesehatan, kadar oksigen di Pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep mencapai kisaran 21,5 persen dan juga merupakan terbaik nomor dua (2) setelah Yordania.“

Sumenep memiliki keistimewaan yang luar biasa dan tidak kalah dengan wisata daerah lain di Nusantara, seperti wisata Kesehatan di Pulau Gili Iyang yang memiliki kandungan oksigen tertinggi di Indonesia dan nomor 2 di dunia,” kata Wakil Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Rabu (16/5/2018).

Dengan kandungan kadar oksigen yang tinggi tersebut, ternyata memilik dampak yang sangat luar biasa terhadap kesehatan masyarakat di pulau Gili Iyang, Kecamatan Dungkek, Sumenep, terbukti ratusan masyarakat di pulau Gili Iyang usianya mencapai 100 tahun lebih.

“Ada sekitar 157 warga di pulau Oksigen Gili Iyang berusia 100 tahun bahkan ada yang usianya mencapai 130 tahun, namun kondisi kesehatannya sehat termasuk daya ingatannya sangat kuat seperti berusia puluhan tahun. Bahkan ada warga yang masih hidup hingga 5 generasi sampai saat ini,” ungkapnya.

Selain memiliki sebuah wisata kesehatan yang memiliki kadar oksigen 21,5 persen, Kabupaten Sumenep juga memiliki sebuah wisata yang dipenuhi dengan hamparan pasir putih dan ribuan cemara udang, yakni Pantai Lombang yang terletak di Desa Lombang, Kecamatan Batang-batang Sumenep.

“Wisata yang dimiliki Sumenep itu selalu terbaik di Dunia, seperti Pantai Lombang yang memiliki pohon cemara udang adalah satu-satunya di Indonesia, selain di negara Cina,” ucap Politisi PDI Perjuangan ini.

Namun demikian, pada saat ini cemara udang di Pantai Lombang telah banyak keluar daerah, sehingga cemara udang banyak ditanam di  tempat lain di Indonesia, namun yang jelas asal mula pohon cemara udang dari Pantai Lombang Kabupaten Sumenep.

“Cemara udang sudah ada yang ditaman di daerah lain di Indonesia sebab banyak yang menjual bibit atau bonsai Cemara Udang kepada masyarakat di luar Sumenep. Yang jelas pohon cemara udang itu dari Pantai Lombang Kecamatan Batang-Batang Kabupaten Sumenep,” tutur pengusaha muda sukses di Jakarta ini.

Masih banyak kekayaan wisata di Sumenep, tidak hanya Pantai Lombang dan Wisata Kesehatan saja, melainkan di Sumenep ada keraton yang telah berusia ratusan tahun. Selain itu juga, Kabupaten Sumenep juga memiliki sebuah wisata Bahari yang sangat cocok bagi wisatawan yang ingin Diving, yakni Wisata Gili Labak yang terletak di Desa Kombang, Kecamatan Talango, Pulau Poteran Sumenep dan pantai Slopeng yang kaya dengan keindahan pohon kelapanya.

“Tahun 2018 ini, kami telah membangun Diving Center sebesar Rp 500 juta dan Pos Kesehatan (Poskes) sebesar Rp 500 juta di Gili Labak,” ujar Fauzi.

Oleh karena itu, lanjut Fauzi, Pemerintah daerah untuk mengeksplor potensi wisata di Sumenep memprogramkan Tahun Kunjungan Wisata Sumenep (Visit Sumenep 2018) dengan berbagai rangkaian kegiatan setiap bulan hingga akhir tahun. Selain itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep terus melakukan pengembangan terhadap lokasi pariwisata baik dari segi sarana maupun prasarana.

“Bagi Wisatawan Nusantara maupun wisatawan mancanegara silakan berkunjung ke Kabupaten Sumenep. Karena Sumenep merupakan tempat yang sangat cocok dijadikan tempat berlibur dengan kekayaan wisata alamnya dan wisata bahari,” pungkasnya.

(Ainul/Rn)

banner 468x60
author

Author: 

Leave a Reply