banner 728x90

Miris Sekali Taradisi Penerus Anak Bangsa Saat Ini Setelah Menerima Hasil Kelulusan

Spread the love

PONTIANK, INDEPNEWS.Com – Kota Pontianak pada hari Rabu tanggal 03 April 2018 waktu setempat, hasil pantauan awak Media Patner Grup di Berbagi Sekolah-sekolah Menegah Keatas (SMA), saat mereka menerima amplop kelulusan sekolah yang berada sekitar wilayah kota Pontianak khususnya.

“Miris sekali melihat pemandanggan tradisi yang dibuat generasi penerus bangsa saat sekarang, “begitu mereka menerima hasil kelulusan hampir semua generasi penerus bangsa di setiap sekolah merayakan corat-coret baju seragam sekolah yang digunakan, Seakan-akan mereka sudah tidak menghargai lingkungan sekolah tempat mereka menimba ilmu selama ini, sampai guru-guru pendidik yang berada di sekolah merekapun sudah tidak dihargai, padahal apapun kebahagiannya seharusnya seluruh anak didik tetap harus mentaati aturan yang berlaku di sekolah dan negara ini.

“Dalam hal yang terjadi ini, aktivis Kalbar pemerhati masyarakat perdalaman pengamat pembangunan saat dijumpai awak media di tempat kerjanya, Jono Darsono H, ST angkat bicara, “dengan tradisi yang salah dilakukan anak penerus bangsa ini pada saat merayakan kegembiraan mereka dengan hasil kelulusan sekolah. Menurut Jono, “para generasi penerus bangsa sudah jelas mempunyai ilmu pengetahuan, baik ilmu pendidikan, ilmu agama, ilmu moral serta etika yang diberikan para guru di sekolah tempat mereka menimba ilmu. Tetapi sangat disayangkan ilmu yang didapatkan dirusak dengan tradisi yang menyesatkan, mencoreng marwah mereka sebagi generasi penerus bangsa ini.

Jono menbahkan. Siapa yang harus mencegah tradisi yang sudah menjamur kepada anak didik setelah mereka mendapatkan hasil kelulusan sekolah?.. Perlu adanya kontrol dari semua kalangan yang ada, terutama kepada semua orang tua murid,”serta seluruh elemen masyarakat dari tingkat bawah, hingga itu, pemangku kebijakan sampai kalangan tokoh-tokoh pemuka masyarakat dan agama katanya.

Ia menambahkan, “apa bila ini dibiarkan trus – menerus maka akan semakin menjamurlah tradisi yang tidak baik yang dilakukan generasi penerus bangsa ini, semakin rusak generasi muda penerus bangsa ini, maka semakin banyaklah penyakit masyarakat, penyakit umat di negara kiata ini,” pungkas Jono.

(Yuda/Mia)

banner 468x60
author

Penulis: 

Tinggalkan Balasan