banner 728x90

Gumilar Abdul Latif Mengajak Relawan Jokowi untuk Berhitung Peluang Jokowi untuk Menang

Spread the love

JAKARTA, INDEPNEWS.Com – Saya ingin menghitung peluang Jokowi berdasarkan data survey terakhir tahun 2018 dari Lingkaran Survey Indoenesia (LSI). Hasil survei menyebutkan bahwa elektabilitas Jokowi saat ini sebesar 48.5%.

Artinya dibawah 50%. Tetapi dari 48,5% itu hanya 74,9% yang puas dengan kinerja Jokowi. Sementara sisanya 21,3% atau kurang lebih 10% dari elektabilits Jokowi itu renta untuk berubah haluan.

Bagaimana dengan pesaingnya ? Hasil Survey LSI dari total elektabilitas Prabowo Subianto, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), DR.M.Zainul Majdi (TGB), Anies Baswedan, Gatot Nurmantyo dan lainnya adalah sebesar 41,2%.

Artinya masih ada 10,3% belum menentukan pilihan (undecided voter). Kalau kita total jumlah undecided voter dan yang kurang puas terhada Jokowi maka totalnya kurang lebih 20%.

Nah mari kita perhatikan angka tersebut diatas secara ekstrim. Bahwa ada 20% suara yang bisa menjadi pemilih Jokowi dan bisa juga menyeberang ke lawan Jokowi.

Sementara elektabilitas terakhir Jokowi dari semua lembaga survey tidak diatas 50%. Data ini diperhatikan dan dipelajari dengan seksama oleh lawan Jokowi.

Artinya siapa yang bisa merebut undecided voter dan yang kurang puas terhadap Jokowi maka dia akan jadi pemenang dalam Pilpres 2019. Untuk diketahui bahwa mereka yang tidak suka dengan Jokowi bagaimanapun upaya kita untuk mengubahnya tidak akan bisa diubah haluannya.

Karena persepsi dan sikapnya sudah terbentuk.Begitu juga yang sudah menentukan pilihan terhadap Jokowi tidak akan bisa diubah haluannya.

Atas dasar tersebut diatas maka kita sebagai pendukung Jokowi dalam gerakan moral harus cerdas menyikapi keadaan politik menjelang Pilrpres, Kita tidak perlu focus head to head dengan pihak anti Jokowi.

Apalagi melakukan perang agitasi disosmed dengan nada keras. Itu kontra produktif. Karena lawan kita adalah orang yang sudah punya sikap jelas.

Bahkan semakin frontal serangan kita semakin menguntungkan mereka untuk dijadikan narasi menarik mereka yang kurang puas terhadap Jokowi, apalagi mereka gunakan emosi agama yang sangat mudah membuat orang yang kurang puas berubah haluan.

Perhatikan cara mereka menggunakan slogan “ ganti presiden”. Ini target mereka langsung kepada mereka yang merasa tidak puas kepada Jokowi. Dan itu ada 10% suara yang bisa menentukan kemenangan.

Apa yang harus dilakukan untuk memenangkan Jokowi ? Kita harus focus kepada mereka yang tidak puas dengan Jokowi dan yang belum menentukan pilihan yang total jumlahnya sekitar 20%.

Bagaimana caranya ? kita harus focus memberikan apapun informasi yang positip tentang Jokowi baik dalam bentuk narasi keagamaan, sosial maupun budaya. Juga kita harus mampu menyampaikan keberhasilan Jokowi dengan data.

Mengapa ? mereka yang merasa belum puas perlu pencerahan tentang kebijakan dan kinerja Jokowi agar hati mereka mantap memilih Jokowi.

Mereka yang belum menentukan pilihan harus kita sebarkan informasi yang positip tentang Jokowi khususnya karakter pribadinya dan setiap ada serangan terhadap Jokowi dari pengamat atau politisi segara kita balas dengan bijak dan terpelajar.

Ingat undecided voter bukanlah orang awam tetapi mereka terpelajar namun tidak begitu peduli politik. Jadi penyampaian informasi yang benar tentang Jokowi sangat membantu mereka menentukan pilihan yang benar.

Group SALAM DUA PERIODE (SADAR) yang saya bentuk tentu melaksanakan strategi pemenangan Jokowi dengan cara seperti itu, Jadi kalau ada postingan yang nadanya berbeda dari strategi SADAR maka akan saya tolak. Saya tidak ingin kemenangan Jokowi lahir dari kebencian kita kepada lawannya.

Jangan sampai Kita kehilangan orang baik di negeri ini. Selama ini kita terbelah karena politik dan saya berharap dengan kemenangan Jokowi kita sebagai rakyat bisa bersatu, Saya ingin kemenangan Jokowi merupakan berkah bagi seluruh Rakyat Indonesia, dan semoga bisa dipahami.

 

(Gumilar Abdul Latif)

banner 468x60
author

Author: