banner 728x90

Pendidikan Moral Pancasila (PMP) Perlu Diadakan Lagi untuk Generasi Bangsa Ini

Spread the love

JAKARTA, INDEPNEWS.Com – Bertempat di sebuah lobi hotel Jakarta Pusat aktivis muda pemerhati masyarakat perdalaman dan pengamat pembanggunan kususnya provinsi kalimantan barat,megadakan pertemuan degan beberapa aktivis yang berkumpul di Jakarta dari berbagai pelosok daerah se-Indonesia, Kamis tanggal 12 April 2018 pukul 16:00 waktu setempat.

Jono Darsono H, ST aktivis muda yang lahir di Kalimantan Barat ini menerangkan kepada awak Media Patner Grup saat di jumpai dalam salah satu lobi hotel Jakarta Pusat. Pertemuan Mereka Bersama Para Aktivis untuk menjaga tali silahturahmi sesama, terus membahas tentang Pendidikan Moral Pancasila (PMP) dalam kehidupan bermasyarakat bagi generasi muda bangsa saat ini.

“Ketiadaannya Pendidikan Moral Pancasila diajarkan lagi kesetiap sekolah menimbulkan hal-hal yang kurang baik terhadap moral dari generasi bangsa ini. Kenapa demikian kata Jono Darsono H, ST, contoh kecil yang selalu kita baca,tonton di TV, berita-berita media online serta mensos banyak sekali kejadian-kejadian yang sangat meyayat hati kita.

“Nah kita semua disini memikirkan bagai mana untuk mencegah ini, biar tidak semakin bayak generasi penerus bangsa ini yang rusak Pendidikan Moral Pancasila nya, agar tidak semakin banyak korban yang jatuh untuk kepentingan pribadi serta golongan tertentu tegas Jono Darsono H, ST beserta teman-teman berkumpul merasa terpanggil untuk meyelamatkan generasi penerus bangsa ini. Agar ksatuan dan persatuan NKRI selalu terjaga baik serata moral ahlak generasi penerus bangsa ini tidak semakin rusak oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

“Sandri, salah satu tokoh aktivis muda kelahiran ambon juga menambahkan,perlu pemikiran bersama untuk meyelamatkan moral generasi penerus bangsa. Nah dengan demikian kita berharap kembali kepada pemerintah pusat kususnya Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan supaya mengadakan kembali pelajaran (PMP) Pendidikan Moral Pancasila di seluruh sekolah dari sabang sampai meraoke. Inilah harapan kami sebagi putara dan putri bangsa kita tercinta ini bangsa Indonesia, bagi kami sebagi putra bangsa kami merasa terpanggil untuk meyelamatkan bangsa kita ini. Agar moral masyarakt bangsa kita ini tidak semakin rusak, sekali lagi kami sebagi putra bangsa meminta dan berharap sekali Pendidikan Moral Pancasil (PMP) kembali diadakan, diajarkan kepada seluruh sekolah di Nusantara (NKRI) tercinta ini,” tegas Sandiri aktivis muda berdarah Ambon dan Jono Darsono aktivis muda dari Kalimantan Barat.

 

(JD/Redaksi)

banner 468x60
author

Author: