banner 728x90

Festival Budaya Garut Art Attack 2018 Diadakan di Situ Bagendit

Spread the love

GARUT, INDEPNEWS.Com – Festival Budaya Garut Art Attack 2018 di Obyek Wisata Situ Bagendit, dibuka mulai tanggal 26 sampai 29 Mei. Dalam Festival tersebut akan di gelar sejumlah Seni dan Budaya tradisional khas Garut. Festival tersebut bertujuan memelihara warisan budaya Sunda, agar generasi muda Jawa Barat hususnya Garut, mau dan perduli untuk mencintai seni dan budayanya.

Menurut ketua Koordinator Bidang Hubungan Masyarakat (Korbid Humas) Garut Art Attack 2018, Dodi Gustari, kegiatan tersebut sebagai ajang kumpul bareng dan silaturahmi para pelaku seni. Sehingga semua para pelaku Seni yang ada di kabupaten Garut bisa lebih mendekatkan tali silaturahminya.

Acara tersebut dihadiri kepala dinas Pariwisata dan Kebudayaan kabupaten Garut, H. Budi Gan gan, juga unsur Forkopimda kabupaten Garut dan Forkopim kecamatan Banyuresmi.

Salah seorang Seniman lukis kabupaten Garut, Agustinus Lea mengatakan, kegiatan tersebut muncul dari para pelaku seni di Garut. Dan Situ Bagendit di kecamatan Banyuresmi, sengaja dijadikan tempat. Hal itu menurut Agustinus Lea, untuk menciptakan sebuah kawasan wisata yang berpadu dengan Seni.

Selain itu jelas Agus, di kawasan obyek wisata Situ Bagendit sudah lama dijadikan tempat mangkalnya para Pelukis Garut. Bahkan disitu sudah ada kios kios Seni yang memajangkan hasil karya mereka berupa lukisan. Dengan demikian, Obyek Wisata Situ Bagendit diharapkan bisa lebih berkembang dan bisa dijadikan sarana berkarya para Seniman lukis Garut.

Dodi menambahkan, Kegiatan yang digelar di kawasan obyek wisata Situ Bagendit tersebut, dikemas untuk menghadirkan ratusan pelaku seni dan budaya dalam satu ajang. Disitu akan digelar sejumlah kesenian khas Garut yang tradisional. Namun ada juga pameran seni rupa Terapung di atas Rakit Situ Bagendit, Talk Show Kebudayaan, Luwak Catwalk, Bambu Gila dan lainnya, papar Dodi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Garut, H Budi Gan Gan mengatakan, untuk mengumpulkan dan mempersatukan para pelaku Seni sebanyak itu, bukanlah hal mudah. Namun dia mengapresiasi, karena ternyata masing-masing pelaku seni di Garut cukup antusias. Bahkan dari masing mas ing pelaku seni mau mengitimkan dutanya ke festival.

Dari 42 kecamatan yang ada di kabupaten Garut,  masing masing memiliki seni dan budayanya. Selain itu, karakter dan keunikan masing masing wilayah berbeda, sehingga Garut merupakan Kota di Jawa Barat yang terkaya oleh seni dan budayanya. Untuk itu jelas Budi Gan gan, dalam festival tersebut akan menampilkan semua seni dan budaya yang ada di kabupaten Garut.

 

(Yayat Ruhiyat)

 

Seni debus Garut dalam festival Garut Art Attack 2018 (Foto : Yayat R)

banner 468x60
author

Author: