banner 728x90

Presentasi Bupati Sumenep di Kemenpar : Sumenep Siap Sambut Para Raja Asean

Spread the love

JAKARTA, INDEPNEWS.Com – Sebuah kebanggan, sebab Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur dipercaya Forum Silaturahmi Keraton Nusantara (FSKN) sebagai tuan rumah Festival Keraton Masyarakat Adat Asean ke-V, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 sampai 31 Oktober 2018 mendatang.

Kepastian Sumenep akan menjadi tuan event internasional tersebut, usai launching Festival Keraton Masyarakat Adat Asean (FKMA) V di Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata Republik Indonesia, Selasa (20/02/2018) kemarin.

Selain Ketua Umum FSKN Sultan Sepuh IV Kasultanan Kesepuhan Cirebon Pangeran Raja Adipati Arif Natadiningrat dan para raja serta sultan dari seluruh Indonesia, launching FKMA dihadiri para pejabat dari Kementerian Kabinet Kerja. Di antaranya ada Kementerian Dalam Negeri RI, Kementerian Pariwisata RI, Kementerian Koordinator Kemaritiman.

Bupati Sumenep KH A. Busyro Karim, dalam sambutannya menyatakan, Kabupaten Sumenep sangat siap menjadi tuan rumah FKMA V di bulan Oktober mendatang. Bahkan, orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep menyampaikan jika berbagai persiapan telah dilakukan. Di antaranya, perbaikan Keraton Sumenep yang telah berusia 238 tahun, agar bisa memenuhi ekspektasi para tamu dari seluruh Nusantara dan Asean nantinya.

Menurut suami Nurfitriana itu, pemilihan Kabupaten Sumenep sebagai tuan rumah FKMA V sangat tepat. Sebab, saat ini kabupaten di ujung timur Pulau Madura ini merupakan satu-satunya daerah di Jawa Timur yang keraton beserta seluruh peninggalannya masih utuh dan bisa dinikmati.

”Hal ini karena komitmen yang begitu tinggi pemerintah daerah dalam pelestarian Keraton Sumenep. Misalnya dengan pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 6 Tahun 2014 tentang Pelestarian Cagar Budaya, Pembetukan Tim Ahli Cagar budaya, Menetapkan Kompleks Sumenep sebagai Situs Cagar Budaya. Serta mewajibkan pelajar dari tingkat TK hingga SMA meggunakan batik Keraton Sumenep,” tegas Bupati Busyro Karim.

Tidak hanya itu, di depan pengurus keraton dan pejabat kementerian, Bupati Busyro Karim memastikan, FKMA V nanti akan memiliki suasana berbeda dibandingkan FKMA sebelumnya. Karena nanti akan ada beberapa acara maupun destinasi wisata yang tidak dijumpai di daerah lain, yang bisa dinikmati oleh seluruh peserta FKMA V.

”Misalnya wisata kesehatan di Pulau Giliyang yang memiliki kandungan oksigen tertinggi nomor dua di dunia, pertunjukan musik tong-tong yang sudah internasional, kerapan sapi, serta akan berinteraksi dan berbaur dengan masyarakat yang hidup di Kampung Pasir,” sebut mantan Ketua DPRD Sumenep itu.

Sementara itu, Ketua Umum FSKN Sultan Sepuh IV Kasultanan Kesepuhan Cirebon, Pangeran Raja Adipati Arif Natadiningrat mengaku sangat apresiatif dan merasa kagum dengan persiapan Kabupaten Sumenep untuk menjadi tuan rumah FKMA V tahun 2018. Bahkan, pihaknya mengajak seluruh raja dan sultan dari seluruh Nusantara untuk bisa hadir ke Sumenep.

”Sehingga bisa menikmati destinasi wisata Sumenep, khususnya pulau Giliyang yang memiliki kandungan oksigen terbaik nomor dua di dunia,” ajaknya.

Menurut Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Pemkab Sumenep Abd Kadir, FKMA V tahun 2018 di Sumenep akan diawali dengan road show di 5 keraton. Yakni Keraton Solo, Medan, Mempawah, dan Ternate, serta Denpasar.

”Puncak acaranya diselengagrakan di Sumenep, yang akan dihadiri oleh Presiden Indonesia Bapak Joko Widodo,” terang Sadey Gozal, sapaan akrab Kabag Humas Setdakab Sumenep itu.

 

(Rusydiyono/MtM)

banner 468x60
author

Author: 

Leave a Reply