banner 728x90

Dalam Rangka Panen Raya Jagung Hibrida Dirjen Pertanian, Aster KasadKunker ke Wilayah Sumenep

Spread the love

SUMENEP, INDEPNEWS.Com – Pelaksanaan rangkaian kunjungan kerja Dirjen Pertanian, Aster Kasad dalam rangka panen raya Jagung Hibrida dan gerakan tanam kedelai disambut dengan senang hati oleh masyarakat. Kegiatan tersebut bertempat di Jl. Raya Pamekasan Desa Sentol Daya Kecamatan Peragaan Kabupaten Sumenep, Madura-Jawa Timur, Rabu, (28/2/2018).

Hadir pada pelaksanakan panen raya tersebut antara lain Dirjen keMenterian Pertanian RI Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto, BM.s. D.A.A, Aster Kasad Mayjend TNI Supartodi, Danrem 084/BJ Kolonel Kav M. Zulkifli, S.IP. M.M, Konjen Australia Mr. Chris Barnes, Dandim 0827 Letkol Inf. Ato Sudiatna, Bupati Sumenep Drs. KH. A. Busyro Karim, M.Si, Forkopimda Kabupaten Sumenep, Waaster Kasdam V/Brawijaya, Direktur BNI 46 Ibu susiolawati.

Kedatangan rombongan Dirjen Pertanian, Aster Kasad ke Wilayah Kabupaten Sumenep disambut dengan pengalungan Bunga Melati dengan diringi Musik Tradisional Saronen. Pada kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 2.000 orang tamu undangan.

Pengarahan Dirjend Dr. Ir. Sumarjo Gatot Irianto kepada petani, beliau menyampaikan tentang pendamping pertanian nantinya untuk hasil panen petani akan dibeli oleh Dandim melalui Babinsa bekerja sama dengan BNI.

“Hasil petani khususnya beras akan dibeli oleh para babinsa dan untuk menjadi rastra dan dibagikan kepada masyarakat sumenep sendiri,” kata Dirjend Sumarjo.

Penyampaian oleh Dandim 0827 Sumenep letkol Inf. Ato Sudiatna bahwasanya dengan penuh harapan kepada para petani untuk bisa dapat bekerja sama dengan para babinsa yaitu hasil panen beras dan jagung.

“Saya menghimbau kita tingkatkan kerja sama yang baik ini antara petani dengan para babinsa, agar kita dapat mewujudkannya,” terang Dandim

Dalam sambutannya Bupati Sumenep KH. A. Busyro Karim, M.Si, pada intinya mengucapkan selamat datang kepada Dirjend kementan dan Aster Kasad serta rombongan yang berkenab hadir pada kegiatan Penen Raya di Kabupaten Sumenep.

“Kabupaten Sumenep pada tahun 2017 sudah bisa berswasembada pangan dengan hasil panen beras dan jagung. Masyarakat Sumenep dulu masih banyak yang menanam jugung lokal, akan tetapi sekarang dengan adanya sosialisasi dari pihak dinas pertanian sudah 70% warga masyarakat Sumenep menanap jagung hibrida dan 30% masih menanam jagung local,” jelas Bupati Sumenep.

Dan saya mengharap kepada para petani untuk tidak menjual hasil panen kepada tengkulak karena akan di berikan bantuan mudal berupa KUR yang bekerja sama dengan BNI, harapannya.

Sambutan Komjen Australia, ucapan terima kasih kepada Pemerintah saya sebagai konjen Australia di Surabaya sangat senang sampai di Kabupaten Sumenep, saya mengharap petani Sumenep untuk bisa bekerjasama dengan perusahaan kami yang bergerak di bidang hasil pertanian.

Kita bisa bekerja sama dengan Pemkab Sumenep dalam hal pertanian, karena saya berlatar belakang pertanian dan bisnis. Prisma juga bisa bekerja sama sebagai pelaku bisnes yang bergerak di bidang pertanian, program dari pemerintah Australi bertujuan untuk membantu mendorong dan mengurangi kemiskinan di Kabupaten Sumenep khususnya.

Pada sambutan dan Pengarahan Bapak Aster KASAD, beliau menyampaikan bahwa TNI-AD khususnya Babinsa harus mampu dan bisa membantu mensejahterakan masyarakat petani khususnya di bidang padi, jagung, kedelai (Pajale).

Saya sudah tanda tangani MoU PKS dengan pihak BNI dengan bunga 7 persen (KUR). Petani harus untung jangan jadi petani yang rugi.

Tidak boleh ada tengkulak masuk ke wilayah karena tengkulak akan membeli hasil panen dengan harga murah, untuk itu jangan menjual hasil panen ke tengkulak. Petani sudah mulai senang karena jagung hibrida dibeli dengan harga Rp 3.300, kita harus stabilitas harga hasil panen biar petani tidak rugi, jelasnya.

Saya mohon kepada pemkab Sumenep untuk selalu bekerjasama dan saya akan mengerahkan para babinsa, kalau ada tengkulak kita tangkap dan kita serahkan kepada polisi karena sudah ada undang – undangnya.

(Mukzan/Sur)

banner 468x60
author

Author: 

Leave a Reply