banner 728x90

Angkasa Pura II Optimis Bandara Banyuwangi “Tourism Airport”

Spread the love

BANYUWANGI, INDEPNEWS.Com – Bandara Blimbingsari yang saat ini sudah berganti nama dengan Bandara Banyuwangi, kini pengelolaanya sudah diserahterimakan ke pihak Angkasa Pura II. Adapun langkah awal yang dilakukan adalah perluasan dan perbaikan kondisi Bandara Banyuwangi oleh pihak Angkasa Pura II kucurkan dana sebesar 300 miliar di tahun 2018.

Selaku direktur utama Angkasa Pura II Mohamad Awaludin menyampaikan, “bahwa saat ini operasional bandara Banyuwangi sudah diserahterimakan dari pihak Kementrian Perhubungan ke pihak Angkasa Pura II, Jumat 22/12. Kita akan bergerak cepat melakukan pengembangan Bandara, terutama infrastruktur penunjang, baik itu pembangunan Fasilitas Bandara yang pertama menambah luas apron 18.000 meter persegi, karena kondisi saat ini Apron yang existing baru seluas 3000 m2,” ungkap Awaludin.

“Penambahan luas Apron sangat diutamakan untuk menambah kapasitas parkir pesawat dan pihak Angkasa Pura II mentargetkan bulan Juli 2018 sudah usai, karena saat ini sudah dilakukan Tender dan insyaalloh mulai bulan Januari sudah bisa dikerjakan,” ujar Mohamad Awaludin yang pernah menjabat di Angkasa Pura Bandara Soekarno Hatta.

Adapun agenda kedua adalah melakukan penebalan (Overlay) landasan PCN Bandara Banyuwangi saat ini kondisinya masi 38 jadi perlu dilakukan penambahan 50 – 51. “Adapun target pengerjaan Overlay bisa makan waktu skitar empat bulan lamanya.

Bahkan untuk melengkapi fasilitas sarana prasarana Bandara pihak Angkasa Pura juga akan memperbaikinya,” ujar Awaludin.

Selaku direktur Utama Angkasa Pura II Mohamad Awaludin optimis Bandara Banyuwangi nantinya akan menjadi Tourism Airport.

“Karena Bandara Banyuwangi satu – satunya bandara di Indonesia yang bangunan terminalnya menggabungkan keunikan dan kearifan lokal tanpa menghilangkan fungsinya, seperti anjungan untuk keluarga pengantar” tutur Awaludin

Bahkan direktur Angkasa Pura II ini menyampaikan desain arsitektur Bandara Banyuwangi berkonsep hijau pertama di Indonesia dengan konsumsi energi sangat minim tanpa alat pengatur suhu (AC).

“Dengan komitmen pemerintah daerah kabupaten Banyuwangi dalam mengembangan pariwisata pihak Angkasa Pura optimis jumlah pertumbuhan penumpang di Bandara Banyuwangi di tahun 2018 nanti akan mencapai 500 ribu penumpang,” ungkap dirut Awaludin.

Bupati Banyuwangi Abdulah Azwar Anas mengatakan, “Dengan kolaborasi pihak Angkasa Pura II diharapkan nantinya akan mendorong pertumbuhan ekonomi baru yang mendorong pengembangan kawasan di Banyuwangi.

 

( Iriek )

banner 468x60
author

Author: